• 8

    Apr

    Jepang, saya datang!

    Suka dengan segala hal yang berbau Jepang itu sudah saya rasakan sejak SMP. Mulai dari koleksi perangko yang sampai sekarang masih tersimpan rapi, aneka kartu pos, boneka Jepang, bahkan novel-novel berlatar belakang budaya jaman Edo selalu saja membuat saya jatuh cinta. Sekitar setahun yang lalu, tiba-tiba saja anak saya, mencetuskan ide yang membuat saya terpana dan nyaris tidak percaya. ‘Bu, kita ke Jepang yuk, Ica yang traktir…’ Duh, rasanya campur aduk! Antara senang (pastinya) dan khawatir karena rencana yang dibuat terlalu lama biasanya susah terlaksana. Tapi untuk menghargai antusisme Risa, tanpa berpikir panjang saya langsung meng-iyakan. Tapi ujung-ujungnya saya malah ragu dan sempat bertanya, apa dia serius mau traktir saya kesana? Selain biayanya lumayan m
  • 24

    Mar

    Orang-orang tercinta...

    Sejak menikah, saya selalu ditemani oleh Bi Entin, adik almarhumah ibu saya yang paling bungsu. Selain untuk menemani karena suami saya sedang tugas operasi di Timor-Timur, Bi Entin juga ternyata sangat membantu ketika saya melahirkan Risa. Apalagi saat itu saya masih bekerja. Meninggalkan anak hanya ditemani oleh asisten rumah tangga itu membuat saya tidak tenang dan selalu ingin cepat pulang. Untunglah ada Bi Entin. Kehadirannya membuat saya bisa melakukan banyak hal dengan lebih fokus karena yakin, anak saya ada di tangan yang tepat. Tanpa terasa, Bi Entin ini menemani saya hampir 12 tahun tanpa putus. Kemanapun kami ditugaskan, Bi Entin setia mendampingi. Ke Kabanjahe, ke Tebing Tinggi, bahkan ke Lhokseumawe. Kemudian, ada saat ketika almarhumah ibu mertua juga pernah tinggal di ruma
  • 17

    Mar

    Blue Bird

    Catatan : Tulisan ini sebenernya kepanjangan, jadi kalau males baca juga nggak apa-apa :D Rasanya sudah makin lengkap saja pengalaman saya sebagai warga Jakarta. Setelah beberapa waktu lalu diajak suami untuk jalan pagi saat car free day antara Semanggi - Bundaran HI, hari Selasa beberapa minggu lalu saya justru ketinggalan handphone di sebuah taksi biru. Ceritanya begini. Siang itu, saya bikin janji temu dengan seorang dokter gigi di klinik gigi kantor suami. Dokternya komunikatif, kerjanya cermat, meja periksanya bersih dan biayanya juga logis. Itu sebabnya saya jadi rela bolak-balik kesana. Dari Semanggi ke Kebon Sirih saya pakai taksi yang memang tersedia 24 jam. Ini juga salah satu alasan kenapa kami memilih tinggal di tempat ini. Akses taksinya mudah, milik sebuah perusahaan taks
  • 27

    Feb

    Tinggal di Apartemen

    Tidak pernah terpikir sebelumnya kalau kami harus punya tempat tinggal pribadi di Jakarta. Apalagi buat saya dan suami. Rumah dinas yang selama ini kami tempati selalu jadi jalan keluar dari kebingungan mencari tempat tinggal bila suami dinas di banyak kota. Apalagi kami sudah menjadikan Surabaya sebagai home base kalau kelak nanti suami pensiun. Tapi di penugasan yang sedang kami jalani sekarang, negara tidak menyediakan rumah dinas. Kebetulan jabatan yang diemban suami adalah jabatan yang berada diluar struktur TNI-AD, maka fasilitas yang bernama rumah dinas itu harus kami lupakan. Pilihannya hanya dua, saya tinggal di Surabaya dan suami tinggal di mess tentara. Atau kami berdua harus tinggal bersama di mess itu tadi dengan fasilitas yang tentunya lebih terbatas dibandingkan dengan hun
  • 19

    Jan

    Liburan Bertiga

    Buat keluarga tentara seperti kami, liburan dengan formasi lengkap seperti ini tidak mudah. Apalagi kalau suami sedang menduduki jabatan struktural di lingkungan TNI-AD, wah, bisa bertahun-tahun kita tidak liburan bersama! Alhamdulillah, setelah sekitar 3 tahun tidak pernah pergi libur yang disengaja *selain hari raya, tentunya…itu juga paling mudik ke Bandung atau Surabaya*, tanggal 16 - 18 Januari yang lalu kami bisa juga liburan ke Yogyakarta. Liburan penuh rencana, sebetulnya. Sekitar bulan Desember 2014, teman saya mengirimkan sms undangan dan seragam pernikahan putranya yang akan diadakan di Yogyakarta. Harus diupayakan datang. Apalagi waktu Risa dinas ke Yogya beberapa bulan lalu, dia juga merekomendasikan bapak dan ibunya buat bermalam di The Phoenix Hotel yang katany
  • 14

    Jan

    Risa ke Malaysia

    Saya curiga, negara tujuan liburan Risa akhir Desember lalu adalah karena dia penggemar berat film ini. Ya, film animasi Upin dan Ipin memang film yang sedang digandrungi oleh Risa, Bato dan saya. Begitu film ini ditayangkan, lewat deh semua acara. Seronoknyaaaaa…suka, suka, suka… Sebelumnya dia dan salah satu teman sekantornya memang punya rencana buat liburan ke Malaysia. Sekalian menikmati pergantian tahun katanya. Daerah wisata yang dituju sih standar, selain bermalam di sebuah hostel di daerah Bukit Bintang-Kuala Lumpur, mereka juga berniat untuk mengunjungi Legoland, Batu Caves dan Melaka. Tentu saja eksplorasi mall-mall di Kuala Lumpur juga masuk dalam jadwal jalan-jalan mereka. Biasa-lah perempuan, tak lengkap rasanya kalau belanja itu tidak masuk kedalam list wajib y
  • 1

    Jan

    Makna sebuah Doa

    Pernahkah kita lupa berdoa? Jawabannya bisa pernah, bisa tidak. Saya juga sama. Kadang saya berdoa dengan sungguh-sungguh sampai mengeluarkan air mata. Tapi tak jarang doa saya hanya sekedar untaian kalimat sekedarnya yang diucapkan karena sudah biasa. Ah, malunya saya pada Yang Maha Kuasa. Begitu banyak berkah berlimpah yang sudah dianugerahkan Tuhan kepada saya. Tapi mengapa saya seakan tak punya waktu untuk sekedar menundukkan kepala? Tapi mengapa saya selalu saja terburu-buru kala harus melakukan dialog pribadi dengan Sang Pencipta? Maafkan saya, Tuhan. Maafkan saya kalau selama ini saya kurang sungguh-sungguh dalam meminta. Maafkan saya kalau doa saya hanya dipanjatkan kalau memerlukan pertolongan-Mu saja. Maafkan saya kalau kekhusu’an doa saya hanya di saat-saat tertentu
  • 27

    Dec

    Introspeksi

    Banyak kejadian yang membuat kita senang mencari ‘kambing hitam’. Sasaran kesalahan biasanya Tuhan atau alam. Mengembalikan semua kepada takdir Tuhan itu sesungguhnya berbeda sekali dengan menyalahkan Tuhan karena kesalahan yang kita lakukan. Beda maknanya, beda pula dampaknya. Bahkan untuk kejadian yang jelas-jelas salah kita saja, kita lebih senang menghindar dari tanggung jawab dan berbalik menyalahkan alam bahkan Tuhan. Astaga. Berani-beraninya kita mengatakan bahwa bencana adalah kehendak-Nya dan musibah adalah sesuatu yang diberikan-Nya. Apakah kita sudah lupa, bahwa Tuhan itu sesungguhnya Maha Pengasih dan Penyayang? Bahwa Tuhan itu Maha Pemurah lagi Maha Pengampun? Kalaupun sekarang kita sedang tertimpa musibah dan sederet kesulitan, itu semua adalah akibat dari kek
  • 19

    Dec

    Buku-buku keren versi saya...

    Entah kenapa, waktu masih tinggal di Bandung, saya tertarik untuk membeli beberapa buku sekaligus. Bukan buku cetakan pertama sebenarnya, tapi buku cetakan kesekian yang menjadi penanda laris tidaknya sebuah buku. Aneh memang. Saat orang sedang heboh membicarakannya, saya justru tidak antusias membelinya. Tapi setelah orang lain pindah bahasan ke buku baru, saya justru penasaran dengan buku-buku lama itu tadi. Aneh yang kedua, semua buku yang saya ambil itu adalah buku-buku dengan latar belakang negara-negara yang termasuk Asia Tengah serta pecahan Uni Soviet yang dulu menjadi bagian dari Eropa Timur. Buku Garis Batas dan Selimut Debu-nya Agustinus Wibowo menjadi judul buku yang saya ambil lebih dulu. Mungkin karena buku Titik Nol yang ditulisnya begitu indah sekaligus unik, saya juga pe
  • 15

    Dec

    Nyamuk

    Kita pasti familiar dengan hewan yang satu ini. Yup, nyamuk! Nyamuk adalah hewan kecil yang biasanya muncul di malam hari, suka berdengung dan menggigit bahkan di siang hari, serta sangat lihai menghindari tepukan kita yang penasaran untuk membunuhnya. Bekas gigitan nyamuk pun macam-macam. Ada yang berupa titik merah kecil, tapi ada juga yang bentuknya bentol besar sehingga susah hilang. Dampaknya sih tetap sama : rasa gatal yang berkepanjangan. Di rumah saya, yang paling sensitif dengan gigitan nyamuk adalah suami dan Risa. Saya juga heran kenapa nyamuk-nyamuk itu lebih memilih mereka sebagai santapannya. Kata sebagian orang, karena mereka memiliki darah yang ‘lebih manis’ sehingga enak untuk dihisap. Entahlah. Saya juga tidak tahu kriteria manis seperti apa yang dijadik

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive