‘Alhamdulillah bu, siswa SD Kartika Siliwangi-3 meraih nilai UAN tertinggi se-kota Garut, dan sampai berita terakhir yang saya dengar SD kita jadi ranking 3 se - propinsi Jawa Barat dengan nilai rata-rata sekolah 9,23…’
Telpon Bapak Yusep, kepala sekolah SD Kartika Siliwangi beberapa hari yang lalu sempat membuat perasaan saya jungkir balik. Betapa tidak. Kalimat diatas adalah sebagian obrolan kami tentang prestasi SD tercinta yang sudah 2 bulan ini saya tinggalkan.
Kaget, gembira, terharu sekaligus bangga, semua bercampur jadi satu.
Saya langsung terbayang kerja keras banyak pihak yang ingin menjadikan SD Kartika sebagai sekolah unggulan di kota Garut. Mulai dari menambah bangunan kelas dan perpustakaan, pembenahan taman dan tempat wudhu, pengadaan alat musik angklung, marching band serta kegiatan pramuka. Ditambah dengan pembuatan seragam batik khusus yang digunakan para siswa saat mereka mengikuti aneka lomba mewakili sekolah.
Belum lagi beragam pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar serta peningkatan disiplin di tingkat guru, karyawan bahkan kepala sekolah. Kedisiplinan, kecerewetan dan ketegasan saya saat itu, mungkin sempat membuat banyak pihak tersinggung, malu bahkan marah.
Tapi syukurlah sekarang hal tersebut berbuah manis.
Bahwa teladan itu memang harus dilakukan tenaga pengajar agar murid-murid bisa menjadikan para guru sebagai panutan. Bahwa kerja sama itu memang keharusan yang tak dapat diabaikan. Dan bahwa kekompakan itu adalah kewajiban yang mau tak mau harus dilakukan.
Tidak ada ego yang didahulukan. Tidak ada kemalasan yang ditunjukkan. Itulah salah satu pesan moral yang dulu sering saya sampaikan kala melakukan pembinaan.
Seolah baru kemarin hal itu saya kerjakan.
Dan sekarang, prestasi itu telah menjadi kenyataan.
Selain meresapi kebahagiaan yang diceritakan kepala sekolah itu tadi, saya juga menjadi besar hati dan malu dengan rasa minder yang beberapa waktu lalu saya rasakan.
Sungguh, tidak ada manusia yang tak bermanfaat bagi sesama. Tidak ada manusia yang tak berguna bagi lingkungannya. Semua kembali pada kemauan untuk berbuat serta keberanian untuk mengambil langkah tepat. Apapun yang dilakukan dengan niat dan tujuan baik, niscaya akan berbuah baik.
Kontribusi saya sebagai ibu rumah tangga murni ternyata tidak harus berupa materi.
Ada kontribusi lain berupa ilmu, pengalaman, pengetahuan, semangat dan perhatian yang bisa saya berikan agar peningkatan kualitas itu tidak sekedar keinginan. Ada banyak kesempatan dimana saya bisa mengakomodir berbagai kepentingan agar tak ada yang merasa diabaikan.
Dan sekarang saya bisa berkata, bahwa tak ada manusia yang diciptakan sia-sia bila mereka mau berusaha untuk berguna…

PAgiii Mba Irmaa..
Happy Monday..
tetep smangat Kan..
Pagi Nchiiiieeeee…

25 Juni 2012 @ 08:29Wah, senengnya dikomenin Nchie pagi-pagi.
Semangat Nchie, semangaaaat…
Iyaa juga yaa bu irma, tak ada manusia yang tidak bermanfaat bagi sesama…
Keren deh SD garut bisa dapet nilai terbaik ke2 di Jabar, besok jadi pertama yaa bu irma
Amiiin…
25 Juni 2012 @ 08:31Masih ke-3 Niar, bukan ke-2…itu juga katanya masih sementara karena ada beberapa kabupaten yang belum masuk nilainya
Waah Selamat ya buat Sd Kartika di Garut, suatu kebanggaan buat Mba Irma yang pernah membina SD tsb, meskipun sekarang sudah tidak di sana lagi ya Mba, memetik buahnya sekaraang..!!
Iya Nchie, Alhamdulillah…senengnya bukan main lo
25 Juni 2012 @ 08:31JAdi Intinya semua manusia sangat-sangat berguna ya, bagi sesama meskipun cuma berbagi ilmu dan pengalaman..
Dan yang terpenting berguna bagi diri sendiri ..
Semangat..!!
Semangat Nchie, semangaaaattt!
25 Juni 2012 @ 08:33Asyik….. jadi yang pertama neh niar, pertamax….. #sambil bawa pompom
Hihihihi…anda belum beruntung Niar, komen pertama diraih oleh Nchie…
25 Juni 2012 @ 08:34wah keren
memang selalu menyenangkan dan membahagiakan bila kita bisa menjadikan diri kita berguna dan bermanfaat bagi org lain.
dan saya setuju, kontribusi itu tak melulu soal materi
waktu, tenaga dan pikiran kadang jauh lebih berguna dari materi
wahh pertamax saya “dicolong” niar nih
Nggak Depz, diambil sama Nchie tuh…
25 Juni 2012 @ 08:49Woww.. selamat ya Mbak Ir..
Saya percaya kalau kepemimpinan Mbak Irma penuh kedisiplinan dan ketegasan. Kalau kecerewetan? ah saya tidak percaya.. selama cerewet itu baik saya tidak masalah dipimpin orang seperti mbak Irma kok, buktinya sekarang?
Ah, ah…seandainya saja semua orang berpendapat kayak Yuni, saya pasti mau jadi pemimpin terus, Yun…
25 Juni 2012 @ 10:07Mbak Irmaa.. mendengar kabar baik dari Bapak Kepala Sekolah SD Kartika saya bisa merasakan bagaimana dahsyatnya perasaan Mbak Irma, barangkali kehangatan dan turun tangan langsung yang tulus dari Mbak Irma tidak lain untuk membantu demi kemajuan SD tersebut. Semoga kedepannya lagi meskipun sudah tidak dibawah kepemimpinan Mbak Irma lagi SD tersebut semakin maju dan berkembang demi menjaga nama baik kota Garut
Amin ya robbal alamiiin…makasih doanya ya, Yuuuun…
25 Juni 2012 @ 10:15Alhamdullilah, lega mbak…,
justru kontribusi seperti ini insya Allah lebih bermanfaat daripada teman yg berpernghasilan jutaan ,
karena kan berguna bagi masyarakat ,insya Allah amal jariah buat mbak,
terus berkarya ya
Amiiin…
25 Juni 2012 @ 10:16Trima kasih dukungannya, mbak…kangen deh ngobrol-ngobrol lagi sama mbak Monda
Selamat Mba Irma, atas prestasi SD binaan Mba di Garut
Setuju mba, kontribusi bisa melalui dukungan moral, pengajaran serta doa.
Dan setiap manusia punya kesempatan untuk menjadi rahmat bagi semesta, tinggal membulatkan niat dan melakukannya
Sependapat mbak, menjadi rahmat bagi semesta itu yang kadang kita lupa, dan justru lebih fokus pada kepentingan pribadi…
25 Juni 2012 @ 11:17Makasih atensinya, mbak Anny
Pertama saya ingin mengucpakan kata “wow” patut ditiru nih oleh sekolah lainnya,,
Manusia diciptakan oleh_Nya bukan untuk cuma ya Mbak Irma, apapun profesinya kalau kita isi dengan sesuatu hal yang berguna pasti akan tidak sia
Betul kang Sofyan, tak ada manusia yang dilahirkan sia-sia, yang ada hanyalah manusia yang tak cukup keras berusaha…
25 Juni 2012 @ 11:18apapun bisa di jadikan kontribusi…
Betul sekali
25 Juni 2012 @ 11:40mantap mbak….
kontribusi yang seperti ini sangat bermanfaat bagi sesama.
Amiiin, mudah-mudahan begitu ya…
25 Juni 2012 @ 13:15Selalu senang ke sini, ada quote dari mbak Irma yang menenteramkan. Kali ini:
“Sungguh, tidak ada manusia yang tak bermanfaat bagi sesama. Tidak ada manusia yang tak berguna bagi lingkungannya. Semua kembali pada kemauan untuk berbuat serta keberanian untuk mengambil langkah tepat.”
Betul sekali ya mbak. Minimal buat keluarga kita
Iya Mugniar, minimal buat keluarga dan lingkungan dimana kita berada…trima kasih buat apresiasinya, saya senang sekali mendapat komen hangat ini
25 Juni 2012 @ 13:26siip…
selamat atas rangking 3 se provinsi jawa barat
Alhamdulillah, mudah-mudahan begitu, mbak
25 Juni 2012 @ 13:29Titip selamat ya mbak… bukan hanya buat civitas akademika SD itu, tapi juga banyak pihak lain yg bekerja keras… Salut!
Yup Mechtaaaa, trima kasih banyak buat apresiasinya
25 Juni 2012 @ 14:12suka dengan kalimat tidak ada manusia yang tidak bermanfaat… semoga kita semua bisa jadi bermanfaat untuk orang lain… dan bukan hanya secara materi.. tapi hal hal kecil lain yan gbisa kita buat dan lakukan untuk orang lain…
Betul Applausr, mari kita jadikan diri kita pembawa rahmat bagi sesama
25 Juni 2012 @ 15:20Alhamdulilah.. selamat buat SD Kartika
banyak hal yang bermanfaat yang saya dapat setelah membacanya
setuju dengan judul postingannya.. bahwa kontribusi tak hanya berupa materi.. banyak hal yang dapat kita beri selain dengan materi ya mba
waah senengnya.. mendengar hasil panen yang bagus-bagus lewat apa yang di tanam dulu
blognya mba ir ini pun berupa kontribusi penyemangat hidup saya loh
Oyaaaa?
25 Juni 2012 @ 15:43Trima kasih Chusnul, kalau blog saya bisa berkontribusi buat semangat Chusnul…seneeeeeeng banget!
Selamat buat SD Kartika siliwangi-3 atas prestasinya.. ^^
konstribusi yg luar biasa dr bunda irma & pihak sekolah yg lain.. kerja keras pasti akan membuahkan hasil yang manis, turut seneng dengarnya…
Alhamdulillah, trima kasih dukungannya, Livyah…sukses juga buat Livyah ya!
25 Juni 2012 @ 15:53Jeng Ir, ikut bersyukur atas pencapaian SD Kartika Siliwangi-3 Garut. Keteladanan jeng Ir membuahkan hasil yang dinikmati bersama. Selamat berkarya dimanapun Jeng Ir ditempatkanNya. Menginspirasi banyak jiwa. Salam
Matur nuwun dukungan semangatnya mbak Prih, salam kembali buat mbak dan keluarga
25 Juni 2012 @ 16:27wow .. hebat ya mbak Sd binaannya dapat ranking 3 se Jawa Barat .. selamat !
Alhamdulillah…trima kasih apresiasinya, mbak Ely
25 Juni 2012 @ 19:22victory love preparation. begitu yang sering diucapkan orang2 pintar. dan Bu Ir baik langsung maupun tidak langsung sudah ikut dalam preparationnya. sekarang tinggal bersyukur atas Victorynya. dan saya setuju bahwa tidak ada yang diciptakan Tuhan sia-sia. apapun keadaannya, selama masih diberi kesempatan hendaknya menjadi bermanfaat buat sesama.
Iya Dyah, trima kasih buat dukungan dan kehangatannya selama ini ya,semua itu memberi tambahan semangat buat saya…
25 Juni 2012 @ 19:26Bunda, benar bangat… tidak semua kontribusi itu harus berupa materi. kontribusi berupa tenaga, pikiran, pendapatpun bisa bernilai lebih… Nice share Bunda
Trima kasih apresiasinya, Awan…disana belum ada posting baru ya?
25 Juni 2012 @ 19:40Salut untuk semua pihak yang telah bekerja bersama-sama demi mewujudkan impian tersebut… Good Job
Tengkyu Awan, tengkyuuuuu
25 Juni 2012 @ 19:41harapan dan keinginan yang telah tercapai menjadi suatu kebanggaan tentunya bagi pihak-pihak yang pernah terlibat didalamnya..
selamat dan semoga semakin membaik lagi prestasi kedepannya
Amiiin…
25 Juni 2012 @ 20:14Thanks support-nya, Bens!
Iya bu, berbagi pengalaman juga merupakan hal yang sangat positif untuk memajukan organisasi. Dari pada yang bisanya ngerecokin dan membuat organisasi malah menjadi pecah. Dan di organisasi tempatku dulu juga begitu bu
Selamat dan sukses dengan pencapaian yang bisa di dapatkan oleh SD Kartika bu
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Trima kasih mas Sugeng, trima kasih sekali buat atensi dan apresiasinya.
25 Juni 2012 @ 21:35Salam kembali
aku percaya kontribusi ilmu pengetahuan dan kasih sayang dari mba irma itu jauh lebih mahal harganya dari sekedar kontribusi materi
selamat ya mbak, keren!
Tengkyu Julie, tengkyuuuu…
26 Juni 2012 @ 12:51Kebayang deh gimana senengnya Bu Ir waktu menerima berita itu. Senang rasanya kita bisa bermanfaat bagi sesama ya Bu
Iya Orin, udara yang saya hirup rasanya jadi lebih segar karena hati saya berbunga-bunga
26 Juni 2012 @ 14:50Bukannya Tuhan tidak pernah menciptakan sekecil apapun mahluk tanpa manfaat?
He he he
Kontribusi ilmu itu emang lebih berharga, bahkan seorang guru menasehati bahwasannya jangan mewarisi anakmu dengan harta benda tapi ilmu, karena dengan ilmu harta benda itu bisa kau peroleh..
Ha Ha Ha
Bunda Irma apa kabar?
Iiiih, Hani commentnya sok tahu ya?
CUma ngutip doang……
Lama nggak maen kesini, jujur udah hampir tiap hari buka di browser tapi waktunya nggak mencukupi, selalu begitu….
Haniiiiiii…
26 Juni 2012 @ 16:24Apa kabaaaaar?
Lihat, saya sampe histeris gini baca komen Hani lagi!
Ih, makasih ya mau ngunjungin dan ninggalin komen di posting ini, Alhamdulillah saya sehat-sehat.
Semoga Hani juga demikian
Kangeeeeennnnn…
Mb Irma, aku turut bahagia atas.prestasi yg dicapai SD KARTIKA. semoga menular pada sekolah2 lain ya Mbak. saya amat sependapat, bahwa pengajaran paling top itu melalui contoh
Iya mbak Evi, teladan itu memang sesuatu yang paling ampuh buat mendidik orang, yang lain-lainnya mah menurut saya cuma pelengkap…trima kasih apresiasinya ya!
26 Juni 2012 @ 17:53justru ilmu itu kontribusinya besar sekali ya mbak
Betul banget, Lidya
26 Juni 2012 @ 21:34selamat ya mbak.. segala kedisiplinan akhirnya berbuah manis.. Setuju mbak kl kontribusi gak hanya materi.. Bisa tenaga, pikiran, do’a, dll
Betul sekali Ke2Nai, semua yang bisa menjadikan segala sesuatu lebih baik, bisa kita sebut sebagai kontribusi kan?
27 Juni 2012 @ 08:52Selamat Mba Irma.. Membanggakan banget prestasinya.
Saking bangganya sampe gemeter haru.
Saya percaya kalo apapun yang dipelajari di SD akan menentukan bagaimana seorang anak kedepannya. Terlepas dari didikan orang tua di rumah.
Semangat terus Mba Irma
Wah Dan, saya merinding baca komen Dani…
27 Juni 2012 @ 09:32Makasih support-nya ya, dimanapun kita berada, mudah-mudahan selalu bisa memberi warna
kalo boleh..ayo tukeran link .blog anda sudah saya pasang di Blog saya di abdii.com bagian widget kanan bawah
ini link saya :title : Aplikasi Blackberry –
link : http://abdii.com
terima kasih
Ya ampuuunn, saya nggak tau caranya pasang link-link gitu…maaf ya, masih gaptek kronis
27 Juni 2012 @ 11:15Indahnya berbagi ya mbak…
Semoga Allah terus menularkan kebaikan mbak irma ke siswa siswi SD Kartika Siliwangi-3, guru-gurunya dan juga kepada kami-kami semua pembaca setia blog bintang timur..
insya Allah itu akan jadi amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat mbak.. Amiinn
Amin ya robbal alamiiin…
27 Juni 2012 @ 14:06Terharu baca komen Surya ini.
Makasih ya, doa yang sama juga buat Surya, dimanapun kita berkarya
mbaaaaak…..
selamat yaaa….senengnyaaa….hasil kerja kerasnya gak sia-sia ya…..?
Alhamdulillah, iya Diandra, iyaaaa….
27 Juni 2012 @ 16:18Setuju mbak…
Melati juga seorang ibu rumah tangga tulen…dan jujur mbak..dari segi ilmu pengetahuan saya cukup jarang untuk mendidik anak2, paling kalau pengetahuan komputer. Tetapi melati hampir setiap hari ia mendidik mereka, meskipun sambil nyuci,masak, atau jualan di warung.
Dan hasilnya..anak sulung saya nilai UNnya peringkat 2, dan nilai raportnya ranking 3.
Biarlah saya yang mengejar materi, pendidikan moralnya biar mamanya, secara saya sedikit kurang berbakat jadi guru. Terima kasih banyak mbak…tulisan ini sungguh mencerahkan banget
Bli Budiiiii…selamat juga buat prestasi Melati yang sudah bisa mendidik anak-anak dengan baik…
27 Juni 2012 @ 20:33Saya ikut seneng dengan prestasi anak sulung Bli, *Agas atau Cintya ya?*, ternyata saya punya temen sesama ibu rumah tangga bernama Melati yang berdedikasi penuh pada keluarga…salam hangat kembali buat Bli sekeluarga, trima kasih buat apresiasinya
Saya suka kalimat terakhirnya Bu Irma …
… tak ada manusia yang diciptakan sia-sia bila mereka mau berusaha untuk berguna
Izin meng quote nya ya Bu
salam saya
Silahkan Pak Her, sebuah kehormatan bagi saya kalau Pak Her berkenan dengan kalimat tersebut
1 Juli 2012 @ 10:00aku setuju dengan mbak Irma,ibu rumah tangga murni itu bukan berarti tidak bisa berkontribusi apapun untuk masyarakat, justru jika digali posisi ibu rumah tangga akan sangat potensial bagi pengembangan masyarakat
euh serius bener saya,
selamat ya mbak, terus berkarya dan menebar manfaat untuk orang-orang disekitar mbak
Trima kasih buat atensi dan apresiasinya Yuyuk, kalo Yuyuk komen serius gini, mata saya jadi berkaca-kaca lo…
4 Juli 2012 @ 07:59Mbak, selamat ya dengan keberhasilan SD Kartika Siliwangi - 3. Hebat deh !
Jadi penasaran, SD Kartika X-3-nya Fauzan dapet peringkat keberapa ya di Jawa Barat .. hmmm …
Makasih Dey, makasih banyak buat apresiasinya…tentang peringkat SD Kartika *eh, baru tau lo kalo Fauzan juga di SD Kartika…surprise banget!* kayaknya bisa ditanyain ke kantor Diknas setempat…
6 Juli 2012 @ 17:31Alhamdulillah ya Bu, saya salut dan bangga dengan kemajuan prestasi yang dicapai SD Kartika Siliwangi-3 Garut berkat pembinaan Ibu selama menjabat Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 062 Cab. XIX Siliwangi. Perhatian dan sentuhan Ibu terhadap pengembangan sarana dan prasarana belajar mengajar di SD Kartika Siliwangi-3 Garut ini, memberi manfaat berharga yang tak akan terlupakan
Alhamdulillah…
9 Juli 2012 @ 10:09Apa kabar, DD ARY?
Sudah pulang dari Subang?
Trima kasih buat apresiasinya ya, tanpa dukungan banyak pihak, saya juga tidak bisa berbuat apa-apa…termasuk dukungan DD ARY selama ini, itu hal yang sangat berarti buat saya