a journey of my life…

Dalam sebulan ini, sudah dua kali saya naik kereta api sendirian.

Sekali tujuannya ke Bandung, sekali lagi ke Jakarta. Tentu saja keduanya berangkat dari Surabaya. Yang satu dari stasiun Gubeng, satunya lagi dari Pasar Turi.

Seumur hidup, itulah pertama kalinya saya naik kereta api sendiri.

Tanpa ditemani keluarga, maksudnya. Itu juga sebabnya saya memilih untuk berangkat pagi hari agar malamnya sudah bisa tiba di tempat tujuan. Dan kursi yang saya pesan selalu kursi yang ada di sebelah jendela agar bisa lebih leluasa melihat pemandangan indah di luar sana.

Sebelum berangkat, saya sudah siapkan beberapa novel buat dibaca selama di kereta.

Selain tidak suka makan camilan, saya juga tidak terlalu suka tidur bila sedang dalam perjalanan. Alternatif kegiatan yang bisa saya lakukan biasanya membaca atau melamun sambil melihat pemandangan ke luar jendela kereta.

Ah, menikmati naik kereta api sendirian itu ternyata luar biasa.

Selain pemandangan indah yang terhampar di sepanjang perjalanan, saya juga suka ketenangan berbeda yang saya dapatkan. Padahal kereta api itu dua-duanya penuh penumpang. Tapi tidak bising. Tidak heboh dengan teriakan-teriakan.

Stasiun demi stasiun yang dilewati, selalu punya suasana tersendiri.

Semakin kecil sebuah stasiun, semakin suka saya dengan keunikannya.

Lihat saja stasiun Sidareja, Delanggu atau Weleri.

Ketiga stasiun itu bisa menjadi contoh betapa kebahagiaan akan timbul kala kita mau melihat lebih dalam. Tidak perlu repot-repot. Cukup dengan memperhatikan masyarakat setempat yang berlalu lalang, berjualan aneka dagangan atau memperhatikan mereka mengobrol pakai sarung dan kaus oblong, kebahagiaan itu bisa langsung saya rasakan.

Atau lihatlah anak-anak yang berlarian itu.

Tawa dan teriakan mereka membuat hati saya berdegup bangga. Anak-anak Indonesia, ternyata masih bisa tertawa kala kecukupan ekonomi tidak terlalu bersahabat dengan mereka. Bisa jadi tawa itu hanya terdengar sejenak. Teriakan itu cuma terlontar sekejap. Tapi coba perhatikan, binar mata kala mereka berceloteh itu adalah kepolosan tanpa batas yang bisa membuat saya ikut gembira.

Mungkin ini yang namanya kebahagiaan sederhana, yang timbul karena memperhatikan hal-hal yang juga sederhana…


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Juni 19th, 2012 at 08:15


62 Responses to “Bahagia itu sederhana”
  1. 1
      Pakde Cholik Says:

    Betul jeng, kebahagiaan itu bukan hanya di hotel mewah,rumah mewah atau di mall. Banyak hal yang bisa membuat kita merasa bahagia jika kita jeli dan hati ini peka untuk merasakannya.

    Suatu kali ketika saya monitor sebuah kampanye, anak-anak Nambia minta saya untuk membuka jendela mobil. Saya kira mau apa ternyata mereka nyuruh stel musik di radio mobil dan mereka dengan gembira joged bersama. Ah…

    Dalam film Little House on the Prairie, isteri dan anak-anak Charles dengan tertawa bahagia berjogedan diiringi gesekan biola ayahnya-hanya sebuah gesekan biola, bukan konser musik yang wah. Kehidupan sederhana tak membuatnya mereka lupa untuk menciptakan kebahagian-kebahagiaan kecil.

    Semoga jeng Irma sekeluarga senantiasa mendapatkan kebahagiaan lahir batin. Amin

    Salam hangat dari Surabaya

    Amin ya robbal alamiiin…
    Trima kasih sudah berbagi cerita disini Pakde, saya juga bisa membayangkan betapa gembiranya mereka ketika jendela mobil dibuka dan suara musik membuat mereka tertawa dan menari bersama…betapa indahnya!
    :D
    Salam bahagia juga buat Pakde sekeluarga.

  2. 2
      Awan Says:

    Bunda, Saya catat absen dulu ya…. nanti bacanya… hehehehe

    Ok…ok…ditunggu kedatangannya lagi, Wan ;)

  3. 3
      Pakde Cholik Says:

    Ipung paling seneng naik kereta api ke Bandung dan sendirian pula.
    Kalau naik pesawat harus dengan saya he he he he, dia gak berani naik pesawat sendirian, takut kalau makan di pesawat suruh bayar kaleee.

    Hehehehe…makan di kereta api juga harus bayar lo, Pakdeeee…
    :D

  4. 4
      Ocehanburung Says:

    Buat saya,

    “Bahagia itu ketika kita berhasil membuat orang lain bahagia…”

    Itu saja…

    Sip, tambahan ini juga saya sependapat :)

  5. 5
      DD ARY Says:

    Mendapatkan senyum dari Ibu aja, saya udah merasa bahagia… :D

    Alhamdulillah…senengnya kalo senyum saya bisa bikin DD ARY bahagia…
    Trima kasih ya!

  6. 6
      anny Says:

    Sumber kebahagiaan ada dalam diri kita, ada disekitar kita tinggal ketanggapan kita dalam menyikapi kebahagiaan itu.
    Jalan2nya semakin mengasyikkan ya mba, saya pun sangat suka kala melihat stasiun kecil ditengah sawah atau dusun, ada nuansa damai disana :)

    Ih, sama mbaaak, stasiun Cibatu juga bikin saya damai mbak Anny, juga Cipeundeuy…sukaaa banget ngeliatnya :D

  7. 7
      Roy Says:

    Ketika hati merasa senang,itulah kebahagiaan.

    Betul sekali, karena hati senang itulah maka kebahagiaan akan datang…

  8. 8
      irmarahadian Says:

    pulang ke rumah lihat anak2 ceria sambil bermain, berlari2…
    serasa hidup semakin indah…:)

    Iya mbak, kebahagiaan ternyata bisa kita temukan dimana saja :)

  9. 9
      maket rumah Says:

    kebahagian yang sederhana
    mantap juga tuh kata2nya..

    Tengkyuuu…

  10. 10
      ramond Says:

    Melihat orang-orang yang aku cintai bahagia, aku juga bahagia.

    Sama Ramond, saya juga begitu…
    :)

  11. 11
      cytotec Says:

    setuju. Bahagia memang sederhana

    Trima kasih komennya, Cytotec.

  12. 12
      Ely Meyer Says:

    beda orang memang beda kriteria bahagianya ya mbak

    kalau aku dan suamiku pas bersepeda keliling setiap hari itu, lihat rusa liar, kelinci, dan ratusan burung burung beterbangan itu sudah sangat bahagia sekali belum ditambah bisa menikmati sunset setiap hari di pinggir sungai, komplit dah bahagianya

    Mbaaak, berinteraksi dengan alam seperti mbak Ely bilang ini juga bisa bikin saya bahagia…apalagi kalo tiap hari seperti mbk Ely dan suami, duuuuh…bahagianya bisa tiap hari deh!
    :D

  13. 13
      Jualan Mukena Says:

    bahagia tidak selamanya diukur dengan uang. Bagi anda yang ingin membeli mukena cantik dan elegan silahkan klik MUKENA CANTIK DAN BAGUS

    Trima kasih… :)

  14. 14
      Mandala Says:

    Bahagia sumbernya dari hati bukan materi. Fakta sebenarnya ttg kematian 7 Jenderal Revolusi ditutup rapat-rapat oleh penguasa orde baru. Untuk mengetahui fakta sebenarnya silahkan klik SEJARAH YANG TERSEMBUNYI Semoga bermanfaat

    Wah…tengkyu informasinya!

  15. 15
      Orin Says:

    Sepakat Ibu. Ga perlu yg aneh2 untuk bahagia ya Bu^^

    Iya Orin, hal-hal biasa juga sesungguhnya bisa bikin kita bahagia ;)

  16. 16

    Sepakat juga bu. Bukankah banyak sesuatu yang besar bermula dari hal sederhana …. ?

    Betul Markus, hal-hal sederhana yang bisa bikin kita bahagia ini justru sering kita abaikan ya…
    :)

  17. 17
      Dian Says:

    Kalo istilahku mbak… “Mblakrak” :D aku lebih senang Mblakrak sendiri kalo ke luar kota jadi bebas mau ngapain aja, tanpa adanya suatu kompromi dengan yang lain, tapi kalo pergi dengan keluarga sih ya nyaman banget lah karena tinggal manut aja apa mau keluarga.

    Hehehe, mblakrak to istilahnya?
    :D
    Sekali-kali kayaknya pergi sendiri itu memang perlu Dian, tanpa ada orang yang mengenal kita, justru kenikmatan menjadi diri sendiri itu yang bikin kita bahagia…

  18. 18
      Yunda Hamasah Says:

    Iya Mbak, bahagia itu bisa kita ciptakan, sederhana saja, tak harus neko-neko :)

    Dulu zaman SMP, SMA dan kuliah aku biasa naik kereta api ekonami sendiri :)

    Waaaah, senengnya Yunda…pasti Yunda juga punya banyak cerita ya!
    :D

  19. 19
      Surya Says:

    Postingan yang so romantic.. :)
    Romantisme kan bukan hanya cerita cinta-cintaan saja kan mbak? Tapi kisah dari sebuah pemandangan di kala perjalanan adalah sebuah romantisme yang sangat indah.
    Biasanya kalau aku sih, setelah melihat pemandangan yang menyejukkan seperti itu, aku selalu memejamkan mata, menghirup udara dalam-dalam untuk kemudian mencoba menikmati bagaimana sebuah rasa itu menyeruak ke dalam hati kita.. :)

    Idiiiih, ternyata Surya juga romantis lo…kalo Dewi baca komen ini, hatinya pasti berbunga-bunga :D

  20. 20
      permatagroups Says:

    Bersyukur atas apa yang sekarang sudah kita miliki (keluarga, kesehatan, pekerjaan) itu adalah merupakan kebahagiaan yang tak ternilai, ditambah lagi jika kita bisa selalu berupaya berbagi kebahagiaan tersebut kepada sesama kita…semakin lengkaplah kebahagiaan tersebut akan kita rasakan..

    Betul sekali, bahagia dan berbagi, akan melipatgandakan kebahagiaan yang sudah kita miliki…

  21. 21
      yuniarinukti Says:

    Mbak Irmaa.. sebenarnya saya malu klo ngomong begini, tapi demi mbak Irma saya cerita deh hehe.. kalau disuruh milih naik kereta saya lebih memilih naik kereta kelas ekonomi loh mbak, ya jujur aja selain ngepasin budget saya juga suka dengan situasinya.. ada aja kejadian aneh yang saya lihat, ada yang pengen tertawa, ada yang sampai miris melihatnya..

    Eh, kenapa malu, Yun?
    Naik kereta api bisnis atau ekonomi itu kan pilihan.
    Semuanya pasti akan memberi kita banyak pelajaran dan kebahagiaan, kayak yang Yuni ceritain di posting tentang bonek itu kaaaan?
    :D

  22. 22
      yuniarinukti Says:

    Mbak Irma, di kereta kelas ekonomi saya banyak menemui orang-orang bahagia walau dengan kondisi yang serba pas-pasan. para penumpang itu tampak bahagia sekali meski kondisi kereta ramenya ampun-ampunan, bagi mereka terangkut gerbong kereta aja sudah bersyukur sekali..
    Apalagi ketika berhenti de Stasiun Cirebon, anak-anak kecil ada yang gebuk-gebukin gerbang berharap ada penumpang yang njatuhin duit recehan..

    Oyaaaaa?
    Sampe mukul-mukul gerbong gitu?
    Ah, pasti itu pengalaman unik Yuni waktu naik kereta api ya…hehe, memang iya Yun, kebahagiaan itu ukurannya bukan semata materi, tapi kondisi hati…

  23. 23
      riza Says:

    Bahagia itu memang sederhana, Bund. Tapi kadang-kadang saya terjebak memikirkan hal yang rumit-rumit sehingga bahagia pun jadi hal yang rumiiiiiiiiit sekali :D

    *curcol*

    Ahaaaaa…jangan dibikin rumit dong, Rezaaaa…
    :D

  24. 24
      Diandra Says:

    mbaaaaa……
    aq belum pernah naik kereta apiiii…..hiks
    *sstt….jgn bilang2 yaaa*
    hihihi….

    ngebayangin apa yg mbak Irma alami selama di dlm kereta
    kok jd mupeng yaa….?
    hhmm…apa aq naik kereta aja dari stasiun kiaracondong sampai Rancaekek ya…?
    hihihi…..

    Hihihihihihi…itu mah sama aja bo’ong…
    Yang kelewatan kayaknya cuman stasiun Gedebage doang, Diandra!
    :P

  25. 25
      Diandra Says:

    qta sudah dikasih kesempatan bernapas dengan gratis juga sudah bentuk kebahagiaan ya mbak…?

    SUKA BANGET dengan kata2 mbak Irma di postingan ini
    bikin adem

    Alhamdulillah, saya juga suka dengan komen Diandra ini, bikin seneng….
    :D

  26. 26
      alamendah Says:

    saya bisa membca postingan dan berkomentar di sini juga sebuah kebahagian tersendiri.

    Alhamdulillah, matur nuwun sanget, mas Alam…

  27. 27
      Awan Says:

    Benar Bunda, Bahagia itu tak perlu mewah atau mahal…

    Sejatinya Kebahagian itu tergantung hati dan pikiran kita sendiri… :)

    Nice Share Bunda :)

    Thanks Awan, thanks banget buat komen dan apresiasinya :)

  28. 28
      Kania Says:

    iya mbak.. bahagia itu sederhana, hanya apakah hati mata pikiran perasaan kita terbuka untuk merasakannya, salam kenal :)

    Betul Kania, kuncinya memang ada di hati dan pikiran kita.
    Salam kenal juga, trima kasih kunjungannya :)

  29. 29
      yadibarus Says:

    setiap perjalanan bila kita hayati dan nikmati akan membawa kenikmatan tersendiri bagi diri kita…

    Betul Yadi, saya juga sepakat :)

  30. 30

    Aku juga merasakan hal sama Mbak Irma..Kalau kebetulan jalan ke luar kota (belum pernah naik kereta sih), dari jendela mobil atau bus, suka banget memperhatikan denyut kehidupan yang saya lewati..Pemandangan di sepanjang jalan membuat saya lebih menghargai hidup :)

    Iya mbak Evi, perjalanan dengan mobil juga selalu bikin saya bahagia kala melihat kehidupan lain yang ada di luar jendela…
    :)

  31. 31
      depz Says:

    Postingan khas mba irma.

    Ringan, sederhana tp indah dan menyentuh :)

    Byk skali definisi bahagia d postingan n kolom komen yg artinya bahagia buat org byk itu ga sama
    Sy sdri maen n silaturahmi d blog ini jga dah bkin bahagia :D

    Eh, komen Depz selama ini juga bikin saya bahagia lo…beneeeer!
    Tengkyu apresiasinya ya, bener-bener bikin saya tambah bahagia, Depz :D

  32. 32
      Blogger MuNa Says:

    benar sekali, untuk menggapai kebahagiaan itu sngat sederhana. dengan melihat orang lain bahagia hati ini akan ikut ceria, :D

    Sependapat!
    Bahagia itu memang mudah menular, dan cara terbaik buat menjaga rasa bahagia yang kita punya itu adalah menularkannya pada orang-orang yang ada di sekeliling kita…

  33. 33
      han's Says:

    bahagia tidak memerlukan biaya, nyatanya orang miskin banyak yang bahagia dengan apa yang ada padanya

    Iya, mungkin kebahagiaan mereka justru lebih banyak dibandingkan kita…

  34. 34
      achsuryadi Says:

    satu hal yang sederhana lagi yang sangat mudah untuk membuat kita bahagia, dengan bersyukur apa yang telah dianugrahkan Tuhan, hendaknya jiwa ini akan selalu tenang, tentram, dan bahagia.

    Betul sekali, rasa syukur itu memang bisa membuat rasa bahagia kita terpelihara…
    :)

  35. 35
      ke2nai Says:

    kita bisa belajar bahagia yg sederhana dr anak2 kecil ya mbak :)

    Bener Ke2nai, dari kepolosan mereka juga kita bisa belajar bahagia :)

  36. 36
      Dani Says:

    Ah Mba Irmaa… Mengingatkan saya keindahan berkereta api.

    Saya ngerti banget yang Mba Irma ceritain disini. Karena saya sering naik kereta api malam, saya bisa menikmati kebersahajaan kehidupan di daerah-daerah yang dilintasi kereta api malam, ketika Ibu-ibu bercengkerama di teras rumah yang diterangi lampu sekedarnya atau semangat kehidupan yang mulai melimpah di pagi hari ketika pemilik rumah menyapu terasnya disambut Bapak yang berangkat kerja bersepeda motor dan anak sekolah berjalan kaki beramai-ramai bersama teman.

    Happiness is simple; Kebahagiaan itu sederhana. :D

    Daniiii…semua yang Dani tuliskan di komen ini saya juga bisa bayangkan…temaramnya lampu minyak, keheningan tengah malam bahkan keriuhan di pagi hari itu bener-bener membuat saya suka…
    Cobain deh naik kereta api pagi hari, sensasinya juga pasti tidak sama!
    ;)

  37. 37
      Mohamad Utiarahman Says:

    jempol buat Mba Irmaaa….

    sekarang orang mengartikan bahagia itu harus membutuhkan uang yang banyak, harus ke luar negeri..(hanya untuk orang berduit) padahal kenyataannya tdk seperti itu…

    kita masih di beri umur panjang oleh Allah SWT itu sudah kebahagian yang luar biasa…

    Betul sekaliiiii, umur dan kesehatan yang baik itu saja seharusnya sudah menimbulkan kebahagiaan ya…semoga kita semua selalu sehat dan bahagia :)

  38. 38

    nice post mbak
    salam kenal :)

    Salam kenal juga, Esti…trima kasih kunjungan dan komennya :)

  39. 39
      mechta Says:

    setuju banget bahwa bahagia itu pilihan…yuuk, kita pilih bahagia & membahagiakan org2 disekitar kita ya mbak…
    oya, awal bulan depan juga saya harus berkereta sendiri ke bogor..sebenarnya agak ‘awang2en’..tapi.. bismillah saja lah, moga2 lancar… :)

    Iya Mechta…modal saya waktu itu juga bismillah, smoga perjalanan Mechta nanti lancar dan bikin Mechta bahagia…
    Amiiiin.

  40. 40
      Budi Arnaya Says:

    Dalam kendaraan umum, saya juga ngak suka tidur mbak..saya lebih suka memperhatikan penumpang lainnya atau memandang aksi sopirnya…kalau baca ngak..pasti pusing heee, kebahagiaan itu ngak bisa diukur mbak yach…ini semua maslah hati

    Betul Bli, rupanya kita sama-sama suka merhatiin pemandangan diluar jendela…hehe, saya suka baca buku di mobil dan tidak pusing itu mungkin karena biasa ya, biasa baca dan biasa melihat pemandangan di luar jendela, maksudnya…
    :D

  41. 41
      nicamperenique Says:

    wah menyenangkan ya mbak
    menikmati kesendirian selama beberapa jam
    sibuk dengan pikiran sendiri
    memandang ke kiri dan kanan
    saya pun sangat menikmatinya dulu
    seramai apapun di sekeliling bisa gak kedengeran ya
    karena dialog kita sendiri di dalam (hati) sudah seru hehehe

    Iya niQue, bercakap-cakap dengan diri sendiri sambil lihat pemandangan indah itu rasanya bahagiaaaaaa banget!
    :D

  42. 42
      Pakde Cholik Says:

    Gara2 mobil mogok di Purwakarta saya terpaksa naik bus yang kebetulan penuh sesak.
    Muka saya pas di bokong orang lain karena saya berdiri pas di undak-undakan pintu belakang bus.

    Kayaknya gak ada bahagianya deh waktu itu ha ha ha ha..gak bisa bergerak blas.
    Perjalanan dari Purwakarta sampai Jakarta terasa setahun.

    Hikmahnya saya jadi tahu rasanya jadi rakyat kecil itu….
    Kebahagiaan itu baru tiba setelah sampai di Mess Matraman, legaaaa rasanya.

    Salam hangat dari Galaxi

    Hehehehehe…perjalanan Purwakarta - Jakarta berasa nggak sampe-sampe kan Pakde?
    Betul yang Pakde bilang, semua kesulitan akan terasa indah dan memberi banyak pelajaran, kalau sudah kita lewati…
    Salam hangat kembali buat Pakde dan keluarga :D

  43. 43
      Bibi Titi Teliti Says:

    mba Irmaaaaa….
    aku dataaaaaang….
    maap lama gak BW sinih ya mbaaaa…

    *cium tangan dulu, sambil sibuk menebar aroma korea disini…hihihi…*

    Waduuuuh…sang pembawa kehebohan sudah dataaaaaaang….
    :P

  44. 44
      Bibi Titi Teliti Says:

    mbaaaaa…
    untunglah kalo naik kereta api mah aku gak mabok mba…jadi gak perlu minum antimo…hihihi…

    Tapi kalo perjalanan lama kayak gituh, kok mba Irma kuat sih gak ketiduran? malah sibuk merhatiin orang orang…hihihi…

    Itulah bedanya aku sama mba Irma,kalo perjalanan panjang gituh aku mah udah sibuk denger musik sambil ketiduran…hihihi…

    Ssssttt, yang langsung tidur kalo di jalan itu biasanya mas Budi, Ry…jangan bilang siapa-siapa ya, ini akan jadi rahasia kecil kita ;)

  45. 45
      Bibi Titi Teliti Says:

    Tapi pas perjalanan pesawat ke Korea selama 7 jam ituh mba…
    Aku asli gak bisa tidur lho…padahal penerbangan malem tuh…
    gelisah gak jelas aja gituh mba…huh…

    dan pas besokannya sampe di airport, dengan keadaan rada teler gitu, langsung di wawancara depan kamera dan harus jawab pake basa Inggris pula…huh..*tendang kulkas!!*

    Ada tuh video nya aku jawab kayak orang mabok…hihihi…
    Ntar di posting yah :)

    Iya, iya…daripada lihat videonya, saya baca postingannya aja deh!
    :D

  46. 46
      lozz akbar Says:

    Sederhana itu menurut saya cukup mbak dan ora aneh-aneh

    Iya Lozz, beneeeer banget!

  47. 47
      Paling Ampuh Says:

    Akan lebih bahagia jika sepur yang di tumpangi ban nya tidak sering gembos apalagi sering gonta ganti ban.

    Salam dari : http://palingampuh.blogdetik.com

    Hehe, Alhamduillah nggak tuh…
    ;)

  48. 48
      Asop Says:

    Orientasi saya berubah belakangan ini. Saya dulu suka naik kereta api, tapi saya sudah bosan. Ya, saya bosan naik kereta api. Sekarang saya bahagia kalo naik pesawat. :lol:

    Saya seumur-umur, mulai SD sampai SMA, dan hingga kuliah, kebanyakan kalo pulang ke Surabaya pakainya kereta. Duh, bosan! Sudah begitu, tak ada perbaikan yang berarti pada kereta api. Jadwal tiba sering tidak tepat waktu, perjalanan menjadi lamaaaaa sekali, dan di dalam gerbong tidak nyaman. Bukan tidak nyaman karena goyang-goyang, bukan itu. Saya suka sensasi goyang2nya. Yang saya tak suka adalah, suara bisingnya. Bayangkan, 13 jam ditemani suara bising terus seperti itu. :(

    Kemudian, penyebab paling utama saya mulai enggan naik kereta ya karena waktu yang terbuang. Bandung-Surabaya ditempuh selama 13 jam. Itu lama sekali. Saya gak bisa ngapa-ngapain di dalam, hanya bisa mbaca dan tidur. Mau buka laptop terlalu riskan, mau internetan jelas gak bisa karena sinyal putus-nyambung. Serba salah. :mrgreen:

    Kalau naik pesawat, saya sukanya ya karena hanya sebentar. Cepat sekali. Lalu, saya juga suka sensasi take-off dan saat mendaratnya. :oops:

    Hehehehe…mungkin karena saya sudah bosan naik pesawat, Sop…mangkanya saya lagi seneng-senengnya naik kereta api pagi hari…*sombong tingkat tinggi*
    :P
    Nggak deng Sop, mungkin karena saya baru dua kali naik kereta api pagi hari dan sendiri, saya justru suka sekali.
    Duluuuu, saya juga sering banget naik kereta api malem jurusan Surabaya - Bandung atau sebaliknya. Sumpah, bosen. Selain nggak bisa tidur, saya juga bete lihat pemandangan diluar yang gelap gulita. Terus paginya pas udah sampe tujuan, lemeeeeees terus seharian… :(

  49. 49
      Lidya Says:

    kalau kejakarta lagi kabar2i ya mbak, siapa tau aku bisa menemui mbak irma

    Ahaaaaa Lidyaaaaa… ;)

  50. 50
      cara membuat Says:

    dan sederhana itu juga membahagiakan ..:)

    Betul sekali :)

  51. 51
      livyah Says:

    nice post bunda.. ^^
    untuk merasakan bahagia itu memang gk perlu neko-neko ya bunda, gk harus pny byk materi, nunggu punya ini punya itu dl biar bahagia (katanya hehe), menikmati liku2 hidup & mensyukuri apa yg sudah diberikan Tuhan kpd kita pasti sdh bisa mbuat kita bahagia ya Bunda.. :)
    Ngomong2 soal naik kreta, dl pas masih bkrja di jkt sy ckp sering naik kreta sndirian jg lho bund, ada byk kejadian seru klo diingat skrg, mulai dari naik di lokomotif, kebagian duduk di ruang petugas, smpai ketinggalan kereta jg pernah.. hehehe..
    Warm regards bunda irma.. :)

    Hah?
    Ketinggalan kereta, Livyah?
    Hehehe, nggak kebayang deh gimana paniknya…
    Trima kasih sudah berbagi cerita ya, salam hangat kembali buat Livyah..seneeeeeeng :D

  52. 52
      Mugniar Says:

    Mungkin ini yang namanya kebahagiaan sederhana, yang timbul karena memperhatikan hal-hal yang juga sederhana

    Setuju sama quote-nya mbak :)

    Untungnya kalo di kereta mbak tidak suka tidur ya. Jalan sendirian trus kalo ybs tukang tidur, haduh rawan kejahatan banget ya mbak …

    Iya Mugniar, kalo tidur terus, jangan-jangan barang bawaan kita bakal hilang diambil orang… ;)

  53. 53
      monda Says:

    ya ampuuun…
    mbak perasaan kemarin2 udah komen deh…
    nah ini aku lupa deh kemarin itu capcaynya lolos nggak ya…
    satu yg sama lagi nih kita mbak, seneng liat2 keluar jendela kalau jalan, selalu saja ada hal menarik di luar sana, bahkan kadang2 teman sebelah dianggurin he..he..

    Hehehe, nggak apa-apa mbak, capcay di rumah saya memang suka susah ‘dimakan’…
    Iya, iya…sama, saya juga kalo duduk di pinggir jendela suka cuek sama orang yang duduk di sebelah saya…dianggurin gitu deh ;)

  54. 54
      B-Kaos Unik Says:

    artikel bagus, sangat bermanfaat. sukses selalu :)

    Trima kasih ya :)

  55. 55
      indri Says:

    nice artikel mba…salam kenal..

    Salam kenal kembali Indri, trima kasih buat kunjungan dan komennya :)

  56. 56
      dyah(mama Rani) Says:

    setuju Bu Ir….bahagia itu sesungguhnya bisa datang dari mana saja termasuk hal-hal simpel yang kadang tidak kita duga atau jarang kita lihat
    dan salah satu hal yang bikin saya bahagia adalah baca tulisan Bu Ir….

    Alhamdulillah…senengnya baca komen Dyah ini…trima kasih banyak ya!
    :D

  57. 57
      Sutikno Says:

    saya malah, susah dapat tiket kereta…. hehee http://infodi.blogdetik.com/2012/06/23/jam-5-di-beos/

    Oya?
    Selalu kehabisan ya?
    :(

  58. 58
      anna Says:

    nice post mbak…
    saya kadang juga kagum lho, ngeliat mereka yang bisa jadi hidupnya keras, banyak kesulitan yang dihadapi.. tapi masih bisa tertawa dan bahagia…

    tentunya, kita yang dianugerahi banyak kemudahan.. harusnya juga bisa bahagia dengan mensyukuri apapun yg tidak kita punya dan yang kita punya.. :)

    Iya Anna, memposisikan hati agar tetap ada di zona bahagia itu tidak mudah, banyak bersyukur dan menghitung berkah itu adalah salah satu cara agar kita bisa selalu merasa bahagia…
    :)

  59. 59
      Nchie Hanie Says:

    Aku suka kesederhanaan..
    karena buatku bahagia itu sangat sederhana..
    terkadang di rumah saja asalkan berkumpul bersama keluarga kecil, melihat canda tawa aja, rasanya bahagia banget..

    Betul Nchie, saya juga marasakan perasaan yang sama…keluarga memang harta yang paling berharga :)

  60. 60
      Nchie Hanie Says:

    Mba Ir nchie baru 3 kali naik kereta loh..
    Pertama waktu Olive umur 5 tahun, ceritanya sih ngajak Olive dan sekalian nyobain gimana rasanya naik kereta api, hehe Uji coba Kiaracondong -PAdalarang PP

    Kedua waktu ada hajatan di mAdiun bareng kel besar Suami, tapi si Aa ga ikuut, rasanya ampuun takuut banget naik KA, jauh pula, dan baru p[ertama kalinya pergi tanpa suami hiks,berangkat nya ga menikmati tapi setengan perjalanan lumayan menikmati deh..

    Ketiga, kemaren awal tahun bareng keluarga kecilku, ceritanya jalan2 di BAndung menikmati malam taun baruan,karena bandung selalu macet pas tahun baru, ya udah tahun baruan di Yogyakarta Yuuk..*motor parkir di titip sodara di kircon* hahaa..
    Whaaat??/Ide gilanya si Papa Olive tuuh Mba..

    Akhirnya kita pun meluncuur dan menikmati malam taun baruan di kereta..

    Dan sekarang ketagihan pengen naik kereta lagi ke Surabaya ihiih..
    *nabung dulu*

    Ayo Nchie, ayooooo…tidurnya di rumah saya aja yuk!
    Tawaran ke Garut itu sekarang dialihkan ke Surabaya…hehehe
    :D

  61. 61
      nicil Says:

    wah tante hati-hati kalo sendirian :D kadang saya suka bosan kalo di keretanya sendirian gitu
    awal-awal kuliah mesti rame-rame tapi gara-gara makin tingkat atas kuliahnya kadang jadwal sama teman-teman dari surabaya makin nggak klop
    omong2 tante inget nggak yang saya sama risa awal masuk ITB, habis daftar ulang terus pulang ke surabaya naik kereta rame-rame yang cari tiketnya susah itu? :D

    Hehehehe…iya Nin, tante inget…rasanya baru kemarin ya kejadian itu kita alami…eh, sekarang udah pada mau lulus lagi…
    Betapa cepatnya waktu berlalu!

  62. 62
      putrimeneng Says:

    bahagia itu sederhana mbak, membaca blog mbak Irma di kala sore hari, sambil melepas penat seusai rapat dan mengambil beribu manfaat yang tersirat

    ah mbak tumben ini tulisan saya agak-agak beres
    *pegang dahi*
    *oh pantesan anget*
    :D

    dadah-dadah sama mbak irma, kapan mampir ke semarang kutunggu di stasiun tawang :D

    Yuyuuuuuukkkk…berarti kemarin itu saya ngelewatin kotanya Yuyuk?
    Huhuhu, seandainya saja kita bisa ketemu…kangen Yuk, kangeeennnn!
    :(