Pernah ingin berhenti nge-blog?
Kalau saya sih pernah. Sering malah.
Alasannya macam-macam.
Mulai dari alasan-alasan klasik seperti sibuk, tidak mood, tersinggung karena ada komen yang bikin sakit hati atau bahkan hanya sekedar malas posting maupun blogwalking.
Alasan-alasan faktual juga biasanya ada. Bisa saja kita memang sedang sakit, akses internet lambat, banyak tamu berkunjung ke rumah atau bahkan karena orang-orang tercinta sedang ada di sekeliling kita sehingga sayang rasanya kalau waktu yang berharga itu kita pakai buat sekedar nge-blog.
Beberapa minggu terakhir ini, saya memang istirahat nge-blog.
Alasannya adalah akumulasi dari semua alasan-alasan tadi. Semuanya saya alami. Dan semuanya betul-betul membuat saya amat jarang membuka blog pribadi ini. Apalagi membuat posting serta blogwalking.
Tapi sms dari seorang teman yang tinggal di Medan beberapa hari lalu, jadi membuat saya malu hati. Bunyinya begini :
‘Mbak, saya cuma ingin berbagi kebahagiaan, Alhamdulillah semester yang baru lewat ini anak-anak dapat IP yang lumayan, B*g*s 3,1 dan B*y* 3,3…’
Mungkin sudah banyak yang tahu kalau sejak bulan Agustus 2009 saya berjanji pada diri sendiri kalau setiap bulan saya akan mengirimkan sebagian rezeki yang kami terima kepada seorang teman yang suaminya meninggal dunia karena gagal ginjal di tahun yang sama. Jumlah anaknya 3 orang. Saat itu mereka masih duduk di bangku SMA, SMP dan SD.
Jadi bisa dibayangkan, betapa sedih dan bingungnya teman saya tadi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari termasuk biaya sekolah anak-anaknya. Saya yang ibu rumah tangga, tentu saja tidak memiliki keleluasaan untuk menggunakan gaji suami tanpa kesepakatan bersama.
Tapi saya ingin membantu. Kalau bisa malah rutin setiap bulan.
Saya bisa membayangkan, betapa tidak mudahnya menjalani hari-hari tanpa kehadiran suami. Apalagi dia juga murni seorang ibu rumah tangga. Artinya pemasukan yang diterima hanya dari gaji suaminya yang telah meninggal dunia itu saja.
Setelah didiskusikan dengan suami, akhirnya kami sepakat kalau berbagi rezeki itu memang kewajiban yang sangat manusiawi. Untuk menyisihkan jumlah tertentu setiap bulan dan ditransfer ke rekening teman itu tadi, rasanya terlalu biasa.
Berhubung saat itu saya lagi senang-senangnya nge-blog, saya berinisiatif untuk mengirimkan jumlah uang ke teman tadi berdasarkan jumlah pengunjung blog bintangtimur ini setiap bulan.
Caranya bagaimana?
Di ShinnyStat kan ada visit today, dan di laporan noreplay lewat gmail juga selalu ada pemberitahuan jumlah pengunjung setiap minggu. Kalau mau tahu jumlahnya setiap bulan, tinggal dijumlahkan saja jumlah pengunjung setiap minggu itu tadi.
Hasilnya lumayan.
Pengunjung blog bisa mencapai kisaran 3000-an orang per bulan. Bahkan kalau tulisan saya masuk posting pilihan di blogdetik, jumlah ini bisa naik 2 kali lipat. Setelah itu, jumlah tersebut lalu saya kalikan dengan jumlah rupiah yang sudah saya sepakati dengan suami untuk dikirim ke rekening teman tadi.
Jumlah rupiah yang akan dikalikan ini besarnya tidak berubah.
Kalau misalnya dari awal saya sudah berniat untuk mengirimkan 100 rupiah per pengunjung per hari, maka jumlah 100 rupiah itu konsisten saya gunakan sampai sekarang. Bedanya hanya di jumlah pengunjung blog saja.
Bila pengunjung blog saya sedang banyak karena tulisan-tulisan saya kebetulan menarik, maka jumlah uang yang dikirim pasti bertambah. Dan otomatis teman saya itu juga menerima jumlah transfer yang berbeda-beda setiap bulan.
Apakah saya memanipulasi kesulitan orang lain?
Menurut saya tidak.
Saya justru sedang memacu diri untuk konsisten berbagi tanpa beban apalagi tekanan. Saya juga akan berusaha terus menulis agar catatan perjalanan hidup saya dapat dibaca kembali kelak di kemudian hari. Buat saya dua hal itu sama pentingnya.
Oleh sebab itu, saya juga ingin berterima kasih kepada teman-teman yang telah berkunjung dan meninggalkan komentar di tulisan-tulisan saya selama ini.
Komentar itupun sebetulnya sama. Jumlah komentar setiap bulan biasanya akan saya kalikan dengan jumlah rupiah tertentu untuk diteruskan kepada seorang teman lain yang harus membesarkan 4 orang anaknya seorang diri karena ditinggal pergi suami.
Kenapa saya melakukan hal ini?
Karena saya menyadari, hidup terlalu singkat kalau hanya memikirkan kesenangan pribadi. Kesenangan saya kala mendapat banyak teman dan silaturahmi lewat dunia maya, akan lebih bermanfaat kalau bahagia yang saya punya bisa saya bagikan juga pada mereka dengan membantu sedikit dana.
Jumlahnya justru orang lain yang menentukan.
Semakin banyak kunjungan dan komentar yang ditinggalkan teman-teman, semakin besar pula dana yang bisa saya berikan.
Kembali ke sms itu tadi.
Setelah 3 tahun berlalu, anak pertama teman yang dulu masih SMA sekarang sudah kuliah semester 6 di USU - Medan, sedangkan anak kedua yang dulu masih SMP sekarang sudah kuliah semester 2 di Universitas Udayana - Denpasar. Semuanya sekolah negeri. Itu yang membuat saya kagum luar biasa pada keuletan dan ketangguhan yang mereka miliki.
Saya juga tidak memungkiri, ada banyak kontribusi teman-teman untuk membantu pendidikan mereka yaitu melalui kunjungan dan komentar-komentar yang ditinggalkan di setiap posting yang saya buat. Semua itu jadi membuat saya lebih bersemangat.
Tanpa terasa sudah 3 tahun hal ini kita lakukan.
Tanpa paksaan, tanpa tekanan, tanpa beban apalagi keharusan. Saya juga yakin, banyak teman yang tidak sengaja datang dan meninggalkan komentar di blog bintangtimur tapi tidak menyadari, kalau kunjungan dan komentar itu sebetulnya bernilai rupiah bagi teman saya dan anak-anaknya.
Oleh sebab itu, sekali lagi saya ingin berterima kasih buat silaturahmi berupa kunjungan dan komentar selama ini. Disengaja atau tidak, hal itu membuat saya termotivasi untuk terus membuat tulisan baru agar semua tidak terhenti sampai disini.
Berbagi memang bisa melalui beragam cara. Dan saya memilih berbagi dengan cara seperti ini. Boleh kan?

Tentu saja boleh boleh saja mbak..
Yang pasti.. saya pun pernah berhenti ngeblog selama beberapa bulan belakangan ini.
Hal itu terjadi karena saya sibuk luar biasa… sehingga berpirkir untuk menulis blog pribadi yang selama ini menjadi bahan ‘curhatan’ terlewat begitu saja selama beberapa saat.
Selalu ada saat-saat seperti itu, dan itu lumrah….
Gitu ya, Adelays?
28 Februari 2012 @ 11:45Kadang-kadang saya juga punya banyak alasan buat berhenti nge-blog, tapi entah kenapa, tiba-tiba saja saya punya cerita dan pengen meniliskannya dalam sebuah posting…
ga terpikir oleh saya, cara untuk menolong sesama bisa dengan cara seperti embak,,, 1 inpirasi buat saya.
Trima kasih buat apresiasinya, Hendra
28 Februari 2012 @ 11:59wow.. cara berbagi yg unik dan menarik. saya tidak sengaja mampir disini, namun bukan kebetulan juga. krn saya selalu yakin tak ada 1 pun terjadi secara kebetulan didunia ini.
Semangat berbagi, krn sejatinya hidup adalah berbagi. sembari memotivasi diri saya sendiri utk tidak berhenti nge-blog, tolong sampaikan salam kepd teman mbak itu ya…
Yup Elvin, makasih buat kunjungan dan komennya, berarti sekali buat kami semua…
28 Februari 2012 @ 12:05jika dengan cara berbagi seperti itu, kayaknya semangat ngeblog saya takkan pernah padam deh mbak
Hehehe…ayo dicoba, niQue…biar semangatnya menyala terus!
28 Februari 2012 @ 12:19Aku pernah membaca balasan komentar bu Irma tentang kunjungan bernilai rupiah ini.. udah lama bgt sih.
waktu itu aku pikir bu Irma ikut adsense
wah hebat, pikirku. Padahal bu Irma waktu itu baru ngeblog..berarti awal2 bu Ir ngeblog yah..
sampe sekarangpun saya inget.
Tanpa postingan inipun saya selalu inget, bahwa setiap kunjungan atau komentar di blog Bu Irma bernilai rupiah yg akan di sumbangkan ke seseorang.
Tapi memang kadang saya jarang bw ke blog bu Irma *maaf*
bukan ke blog bu irma aja sih..tp ke blog lain..saya jg lagi males bgt ngeblog.. :((
Nggak apa-apa Mel, saya juga sering banget malas posting dan blogwalking…yang penting, tetep deket di hati kan?
28 Februari 2012 @ 12:35sangat inspiratif mbak, berbagi itu selalu menjadi hal yang indah. Tulisan yang menarik
Trima kasih apresiasinya Walterr, salam kenal ya…
28 Februari 2012 @ 12:53hahaha kalo saya biasanya males nulis mas jadinya males ngeblog juga..
Andi, kalo males jangan dipaksain, tersiksa soalnya…
28 Februari 2012 @ 13:25hebat sekali,,,jadi sayapun yang berkomentar ikut menymbang ya,,karena komentarnya bertambah satu,,heheh,,teruskan mbak,,,semoga mendapat pahala yang berlipat,,amin
Amiiin..trima kasih buat kunjungan dan komentarnya ya!
28 Februari 2012 @ 13:31wah sangat menginspirasi sekali cara mbak untuk beramal… Tidak terpikirkan sebelumnya. Terima kasih sudah berbagi, dan salam kenal
Salam kenal juga Catcil, makasih buat apresiasinya yaaaa…
28 Februari 2012 @ 13:41tapi kadang sy susah mau komen disini mbak ..
kalau berkunjung & membaca sih, pasti itu …
idenya bagus juga ya, layak di tiru ..
Susah karena captcha-nya ribet, Dey?
28 Februari 2012 @ 13:55kayaknya gitu deh, tapi nggak apa-apa, saya seneng sekali Dey masih mau berkunjung ke blog bintangtimur ini…hatur nuhun pisan
pengin bgt bs nulis ky temen2 smua……byk ide byk yg pengin ditulis tapi untuk memulai ko sulit bgt ya…. tulisan ibu sangat bagus…sip sip sip
Alhamdulillah…ayo dicoba Vien, siapa tau tulisan Vien malah jauh lebih bagus dari saya…
28 Februari 2012 @ 14:22sama mbak karena alasan2 diatas juga pernah sempat malas ngeblog. semoga mbak irma selalu dilimpahi rezeki ya
Amin ya robbal alamiiin…
28 Februari 2012 @ 14:42Doa yang sama juga buat Lidya dan keluarga.
Kangeeeen!
Subhanallah…
mbak Irma.. terimakasih banyak juga untuk kesempatan yang mbak Irma berikan untuk bisa berbagi sama-sama ya mbak..
luar biasa.
terus terang aku baru baca komentar dan kunjungan yang bernilai ini sekarang.
sekarang makin terpacu deh berkunjung kemari karena bisa berbagi.. senangnya bermanfaat buat orang lain ya mbak…
semoga selalu langgeng ya mbak ngeblognya, tentu sahabat disana akan sangat senang kalo blog mbak irma kembali rame…
salam sayang untuk sahabatnya ya mbak..
untuk mbak Ir juga..
Iyha, aduh senengnya dikomenin panjang dan hangat kayak gini!
28 Februari 2012 @ 14:50Perhatian dan silaturahmi yang menyenangkan itu juga ternyata kekuatan luar biasa yang bikin saya semangat posting, ehm, termasuk silaturahmi dari Iyha ini tentunya
Tengkyu Iyha, salam sayang buat Osar…cubitin pipinya dikiiiiit aja…
Subhanallah, Luar biasa, (hanya itu yang dapat aku ucapkan di kolom komentar ini)
Alhamdulillah, trima kasih dukungannya, mas Bowo
28 Februari 2012 @ 15:54Kalau keinginan sih pasti nggak tapi tuntutan biasanya yang memaksa kita untuk berhenti, padahal ngblog itu asik, bisa mencurahkan dengan kata2,yaa semoga gk banyak yg terancam jadi mantan blogger

Keep Blogging
Iya ya, bisa jadi seseorang berhenti nge-blog karena keadaan sudah tidak memungkinkan, bukan hanya karena berbagai alasan yang sudah saya tulis di posting ini…thanks masukannya!
28 Februari 2012 @ 15:58mbak Irma punya banyak cara untuk berbagi Dan semuanya aku salut,
semangat yuk Mbak ngeblognya., mbak makin semangat tentu teman di sana akan lebih banyak menerima
Betul mbak Monda, doakan saya biar semangat terus yaaa…
28 Februari 2012 @ 16:42berhenti / terus ngeblog adalah pilihan bukan? masing2 individu mempunyai alasan tersendiri utk menentukan pilihannya itu…namun dengan semangat berbagi seperti yg mbak uraikan ini, rasanya itu bisa jadi alasan bagus utk terus ngeblog bukan?
semangat mbak Irma…!
Iya Mechta, semua memang kembali pada pilihan masing-masing.
28 Februari 2012 @ 17:22Posting ini saya buat, karena *kebetulan* saya sedang tidak semangat nge-blog…hehe, jangan ditiru lo
wah alhamdulillah sudah berani untuk berbagi ke sesama, gak mentingin diri sendiri. keren mbak. setiap orang punya caranya masing-masing ya, asalkan niatnya tulus mah gak masalah gimanapun ya.
salut mbak. semoga tetap semangat dan konsisten ya, amin..
Amiiin…
28 Februari 2012 @ 17:35Iya Maminx, thanks dukungannya, konsisten bikin posting itu yang masih terus saya usahakan
Salut tuk jeng Irma yang inspiratif, cara berbagi kasih sambil memacu karya. Salam
Salam kembali mbak Prih, salam kangen banget…
28 Februari 2012 @ 18:06Kelebihan dan kekurangan yang diberikan Alloh adalah untuk saling melengkapi, dan bisa semakin mendekatkan kita kepada-Nya. Inilah bukti nyata silaturrahim, nambah rezeki. Semangat menebar kebaikan untuk sesama, mbak. ijin link kan URL blog nya ya…biar bisa silaturrahim terus.
salam
najwfahrini.blogdetik.com
Wah, boleh sekali Najwfahrini, silahkan…dengan senang hati saya terima uluran silaturahmi ini, salam kembali
Eh, blog-nya kok nggak bisa saya kunjungi balik ya? Salah ketik URL mungkin…
28 Februari 2012 @ 19:20Yahh awalnya saya pikir klo tulisan ini bakal ngasih cerita ttg suka duka nya ngeblog dan ga ngeblog dari awal sampai akhir,. Awalnya udh menarik ehh tengah dan akhirnya malah curhat..
Namanya ngebantu harusnya tanpa pamrih dan jgn pake kondisi brp user yg visit ke blog dikali brp rupiah. bisa bantu ya bantu, ga bisa ya udh gpp. Klo harus sesuai brp org yg visit tu berarti ada modus atau tujuan sebenarnya yg dibungkus dengan niat tulus biar terlihat baik dimata orang lain.
Dan yg namanya ngebantu tu ga ush dipublish kemana2 terutama di internet,cukup anda,org tsb dan Tuhan yg tau.kasihan kan keluarga yg ditinggal si gagal ginjal yg ditulis diatas, kesedihan hidupnya dibawa2 cuma biar anda terlihat dermawan.
Sakit hati dan ga suka dikritik? Ya ga usah ngeblog..
Wah, trima kasih kunjungan dan komennya, berarti sekali buat mereka
28 Februari 2012 @ 20:30mulia sekali mbak…
aku juga pengen…
tapi kalo berdasar pengunjung blog… yah. dikit banget dong. pengunjung blogku sak uprit. hehe..
aku sih belum pernah ingin berhenti ngeblog. kalau sedang malas ya biar aja. akan ada saat ingin menulis lagi. salam. tetep semangat ya mbak ^^
Yup Latree, saya juga kalo sedang malas *dan itu sering…* suka saya biarin aja, niat berhenti juga pernah beberapa kali ada, tapi ternyata, adaaaa aja cerita yang pengen saya bagi…
28 Februari 2012 @ 21:49BintangTi … kirain mau ‘hiatus … ;(
ternyata curhat ulang yg pernah saya baca 2 tahun lalu, kirain saya waktu itu alasan klise … ternyata benar adanya dan konsisten sampai saat ini.
Duh ‘jempol 4 utkmu bu … hal yg patut dan harus di teladani
Abrus…Abrus…saya speechless nih baca komen ini…
29 Februari 2012 @ 02:33BintangTi … sungguh mulia hati ibu sekeluarga … dari dulu saya yakin karena tidak ada satupun komen ibu pada blog saya yg menyinggung perasaan …
Kok ada yg tega berbuat (ngasih komen minor) pada blog ibu ya? … ngeleng2.com
Hehehe…namanya juga manusia Abrus, pikiran kita kan tidak selalu sama…dan biasanya komen ‘aneh’ itu nggak pernah saya baca kok, diabaikan aja, saya nggak mau terjadi keributan atau huru-hara di blog saya ini…
29 Februari 2012 @ 02:38BintangTi … memang ibu pernah ngalami ‘tersinggung karena ada komen yang bikin sakit hati..?
Mudah2an saya gak pernah ‘nulis komen begitu ya bu? …kalo ada mohon saya ditegur bu..pliss..
Ohoooo…pasti pernah Abrus, tapi itu dulu, sekarang mah maju terus pantang mundur aja deh
29 Februari 2012 @ 02:41Oya, selama ini komen Abrus selalu hangat dan menyenangkan, trima kasih banyak Abrus, smoga silaturahmi kita tetap terpelihara…
mba Irmaa…apa kabar?
aku kangen banget..
aku juga mengalami hal-hal yg dituliskan mba di awal, tapi lebih karena inside of me..
aku ga mau bahas postingan, aku cuma mau bilang kangen..kangen dan kangen…
Iya, sama Hilsya, saya juga kangen, kangen dan kangen…
29 Februari 2012 @ 08:06Alhamdulillaahh Mba Irma eh Mba Bintang…
Saya mampir ke blog ini karena memang isinya yang oke dan kaya pengalaman. Berasa hidup yang sudah indah ini jadi lebih indah.
Belum bisa jadi yang pertama posting tapi selalu mampir beberapa hari sekali untuk cek posting terbaru.
Semoga pengunjungnya semakin banyak dan semakin ramai…
Dani, thanks buat silaturahminya selama ini!
29 Februari 2012 @ 08:51Saya juga seneng baca posting Dani yang banyak nambah wawasan dan pengetahuan saya. Seneng juga baca gaya bahasa Dani yang apa adanya…saya jadi berasa ikut tinggal di Jakarta dengan segala pernak-pernik kehidupannya
komen no.21 (RS) itu abaikan saja mbak.
dia komen begitu krn ngga kenal mbak
sama spt teman2 lain, saya juga salut dengan mbak dan keluarga tentunya.
hati yang terbeban untuk membantu sesama, itu adalah sebuah kebaikan dan tak ada salahnya dibagikan dan siapa tau bisa dijadikan teladan bagi orang lain.
ngga kebayang kalo sampai mba berenti ngeblog
eh agak lebay sih, tp mba tau kan kalo blog ini salah1 blog wajib kunjung saya krn saya bisa belajar banyak hal
lagipula kalo ngga ada blog ini, aku ga bs kenal dan ktmu “bintang timur”
sama sekali ngga ada hubungannya dengan “embel2″ donasi itu.
eniwei, keep blogging ya mbak
cheers
Depz, pengen nangis nih baca komen ini
29 Februari 2012 @ 09:00Makasih banyak buat pertemanan kita selama ini.
Biarpun baru sekali ketemu, tapi saya merasa sudah bertahun-tahun kenal dengan Depz. Hati memang tidak bisa dibohongi, ketulusan juga tidak bisa dimanipulasi.
Thanks buat sarannya, saya ikuti dengan penuh suka cita…hehe
Saleum,
Setiap orang punya cara tersendiri untuk berbagi dengan sesamanya. salut deh dengan sifatmu yang suka menolong itu mbak,. semoga yang maha kuasa senantiasa memudahkan rezeki pada umatnya yang ringan tangan membantu orang lain.
Dmilano, apa kabar?
29 Februari 2012 @ 10:11Sehat kan?
Trima kasih buat apresiasinya, maaf ya sudah lama saya nggak berkunjung kesana
Mba Irma, inspirasi darimu tak pernah habis-habisnya saya petik dan petik lagi, sungguh mulia dan peka terhadap sesama, saya yakin hal ini sangat berkah dan manfaat.
Megenai berhenti nge-blog itu manusiawi berada dalam benak kita, hanya untuk berhenti sesaat tentunya, untuk merefleksikan diri terhadap privacy dan me time, itu tidak apa2, suatu waktu disaat kita ingin menulis, dilanjutkan saja, karena menulis bisa kapan saja kita mau.
Yang pasti dari kegiatan nge-blog nyaris tak ada sesuatu yang merugikan kita jika kita bijak melakukannya
Mba Irma kangen
Mbak Annyyyyy…peluk erat-erat dulu dong, saya juga kangeeeeen!
29 Februari 2012 @ 10:56Semua yang mbak tulis tentang berhenti nge-blog itu bener banget mbak, ada kalanya saya juga malas buka komputer, padahal kalo nggak buka komputer saya kan nggak mungkin nge-blog ya…hehe, saya juga berharap, semua bisa saya lakukan dengan istiqomah
Salam sayang buat Sekar…
saya sering terpikir kok
Sama dong, Boeding
29 Februari 2012 @ 16:10Mbak Irmaa…. kangen!!!
hiks.. baca postingan ini mata saya berkaca-kaca Mbak, badan saya gak tau kenapa tiba-tiba merinding, rasanya gimana gitu..
Mbak Irma bisa saja mendapat cara untuk berbagi.. pasti teman Mbak Irma itu senang ya apalagi anak-anak nya sekarang lulus dengan IP yang bagus
Yuuuun, trima kasih sudah berkunjung kesini.
29 Februari 2012 @ 20:33Saya malu, udah lamaaaa banget nggak main-main ke blog Yuni…
Maafin ya!
Matur nuwun juga buat apresiasinya, dukungan moril seperti ini betul-betul tidak ternilai buat saya
Mbak akhir-akhir ini saya juga sering berhenti ngeblog, posting pun karena ikut kontes, habisnya admin saya cti Mbak, jadinya dikantor saya kerja rangkap, ya jualan, ya pegang duit, ya ngurusi administrasi, pulang-pulang sudah capek, malas buka komputer
Wuih, wuih…kebayang capeknya Yun, tapi smoga capkenya hilang karena kita sudah bermanfaat dan memberi kemudahan buat orang lain. Kangen lo Yun, kangen banget!
29 Februari 2012 @ 20:36Mbak.. Mbak.. sepertinya virus berhenti ngeblog itu sama seperti batuk pilek ya, suka nular.. hihi..
Betuuuul, suka nular dan sembuhnya agak lama…
29 Februari 2012 @ 20:51mbak Irmaaaa, inspiratif. dan saya ingin meukul kepala sendiri begitu ingat kalo sering absen kesini
keep on blogging mbak, semoga Allah ngasih keberkahan rizki, orang2 yang mbak tolong juga bisa bahagia.
dan kalo komentar2 saya ada yang kurang berkenan, mohon maaf ya mbak..
Idih, nggak banget Mala, justru komen-komen Mala yang seger ini bikin saya bahagia, dan itu betul-betul berarti…makasiiiiiih sekali!
29 Februari 2012 @ 21:01Mbaaaak, itu link baru saya. saya tetap ngeblog
Wah, pindah rumah?
29 Februari 2012 @ 21:03Buru-buru kesana ah…
Ada kebahagiaan menawan di balik berbagi kasih, karena orang lain merasakan keberadaan Ibu di kehidupannya menjadi lebih bermakna.
Selalu salut.
Trima kasih DD ARY, trima kasih buat apresiasi dan kehangatannya selama ini. Berartiiiiii banget!
29 Februari 2012 @ 22:41Tulisan Ibu selalu saya nantikan, sebagai obat rasa kangen saya…
Alhamdulillah, saya bersyukur ada yang kangen sama tulisan-tulisan saya, DD ARY…jadi berasa pengen nulis terus
29 Februari 2012 @ 23:47Wah mulia sekali hatimu ya Mbak…Pasti gak banyak orang melakukan hal seperti ini. Semoga tambah rajin menulis, tambah sering blog walking, sehinga kunjungan ke blog ini tambah banyak yang berarti rejeki untuk si ibu itu jadi tambah banyak. Semoga selalu diberkahi oleh kesehatan baik ya Mbak, sehingga kemanfaatan hidupnya bagi hidup orang lain berlangsung lebih lama
Amiiin…
1 Maret 2012 @ 06:28Mbak Evi, makasih buat doa-doanya, smoga saya bisa menjalankan semua dengan istiqomah. Salam kangen dari saya
Sama sekali ngak salah mbak…malah hal ini adalah luar biasa, salut dengan kerendahan hati mbak dan keluarga, saya berdoa semoga mbak dimurahkan rejeki dan diberikan kesehatan selalu
Amiiin…
1 Maret 2012 @ 14:38Trima kasih buat doanya Bli Budi, trima kasih juga buat pertemanannya selama ini.
Salam ya buat keluarga di Bali
…duh. Gak bisa koment apa2 selain ikut bersyukur masih ada org sebaik dan semulia mba’BintangTi… yang dengan ketulusan hati mau membantu teman mba’ yang membutuhkan…
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rezeki untuk mba’ dan kel…
Amien YRA.
Amiiin…Amiiin…Amiiin…
1 Maret 2012 @ 17:21Doa yang sama juga buat Synar dan keluarga.
Trima kasih kunjungan dan komennya, Synar
Mbak Irmaaaaaa saya dataaang.. waduh ampe kangen saya mampir sini rek..
Alhamdulillah, ternyata tanpa disadari secara tidak langsung dengan berkunjung kesini saya bisa bantu orang melakui mbak Irma
matur nuwun yo mbak, kalau gini saya rasa bukan hanya teman mbak Irma saja yang bahagia, jujur saya juga ikutan bahagia..
Wah, sama dong Lozz, saya juga bahagia sekali Lozz berkunjung dan ninggalin komen disini…seneeeeeeng….
1 Maret 2012 @ 18:57Ass. Ibu pakbr smua ? Smga kita semua sehat slu,pjg umr,mrah rzki n dlm lindgan Allah SWT. Alhamdulillah. Ibu n keluarga bgtu baik dgn keluarga trsbut. Smga ibu n kelrga dibrikan yg trbaik oleh Allah SWT. Amin. Udah lama ga komen, sy sbuk. Mf y bu.
Nggak apa-apa Dewi, saya ngerti…
2 Maret 2012 @ 07:34Trima kasih buat silaturahminya selama ini, smoga semua kegiatan Dewi berjalan lancar dan menyenangkan. Kangen…
mbaaak, semoga Allah selalu melimpahkan kesehatan dan rizki yang berlimpah untuk mbak Irma sekeluarga
apapun caranya berbagi memang nikmat ya mbak
*dadah-dadah dari tugu muda*
Hihihihi…bukan dari kantor PP, Yuyuk?
2 Maret 2012 @ 12:21whuaaaaaa….
kaget mbaca judulnyaaaaaa…..
ada apa inih…
ada apa inih???
*riweuh*
Angeeeeerrrr…
2 Maret 2012 @ 14:49Hihihi, jadi kayak bibi titi teliti beneran deh, Ry
mbaaaaa…
aku juga ingat pernah membaca postingan mba Irma tentang ini….
Kalau hal ini bisa me motivasi kita untuk konsisten menulis, menurut aku sih sah sah aja mba…
Malahan aku kagum sama cara kreatif nya mba Irma….
dan aku juga bakalan sering-sering nge klik dan main main kesini deh
Asyik, asyik…bakal sering dikunjungin blog star euy…*bangga*
2 Maret 2012 @ 14:51tapi mba…
yang namanya males nge blog…sepertinya pasti melanda siapa aja ya mba…terutama biasanya yang sudah setahun lebih nge blog….jenuh mungkin…
aku juga begitu, dan sempet posting juga tentang hal itu…
Kalo udah gitu, biasanya aku suka baca2 postingan lama berikut komen komen nya, dan suka mendadak kangen lagi…
Dan mba Irma merupakan satu satunya sahabat blogger yang SELALU komen di SETIAP postingan aku lho mba…dari awal nge blog sampai sekarang….*peyuk mba Irmaaaaaa*
Nge blog terus ya mbaaaa…
walaupun ngos ngosan *kayak aku…hihihi…*
Huuuaaaa, ternyata penyakit kita hampir sama…males nulis tapi suka kangen…males buka komputer tapi suka pengen…lieur lah pokokna…
2 Maret 2012 @ 14:55Hehe, kata selalu dan setiap itu kenapa ditulis huruf besar, Ry?
Jadi ge-er saya, dan lebih berjanji lagi dalam hati kalau saya akan terus komen di setiap posting yang Erry bikin…apapun ceritanya, pasti bikin saya gembira…thanks ya, Ry…sesuatu banget
mantap… catatan yang sangat inspiratif..
kunjungan pertama
salam kenal
Revolusi Galau
ya
Salam kenal kembali Adang, trima kasih kunjungan dan komennya
2 Maret 2012 @ 16:44Khabarku sehat Mbak Ir
oot ya, hehe…
Semoga demikian Mbak sekeluarga ya… aku nyaris terlewat posting ini.
Hhhmmm… aku juga sependapat Mba, bahwa kita bisa berbagi lewat ngeblog, meski kadang banyak rintangan menghadang semoga kita tak berhenti ngeblog ya Mbak
Salam manis diakhir pekan ya Mbak
Pagi Yundaaaa…
4 Maret 2012 @ 09:52Senengnya dikunjungi Yunda lagi, thanks a lot, iya…semoga nge-blog kita tetep konsisten, Yunda…begitu juga dengan silaturahmi kita
semoga keluarga mendapat balasan yang terbaik dariNya
Amiiin…
4 Maret 2012 @ 17:52Doa yang sama juga buat Aniezt ya!
Wah.. berhenti ngeblog itu gue banget deh. sama. alasan2 yg ditampilkan di atas.
tapi semoga saja semangat utk ngeblog tumbuh lagi.
Yup Bung Iwan, alasan-alasan yang ditulis disini juga saya banget sebenernya…hehe
4 Maret 2012 @ 21:31Tetap semangat ngeblognya mbak..
Sangat inspiratif, selain bisa sharing pengalaman atau pengetahuan di blog, juga mendapatkan amal.
Semoga mendapat balasan terbaik dariNYA.
Salam kenal
Amin ya robbal alamiiin…
5 Maret 2012 @ 08:46Salam kenal juga Heri, makasih ya buat apresiasinya, bikin saya tambah semangat
Setiap orang punya cara dalam berbagi…ga ada salahnya koq mbak. Semoga bisa meringankan beban yg kita bantu…
aamiin
Amiiin…
5 Maret 2012 @ 14:23Trima kasih dukungannya, Necky…sangat berarti
Salut dengan cara berbagi yg diakukan, apapun itu bentuk rasa peduli kepada org lain yg patut ditiru, apalagi sudah berjalan 3 tahun-an, waktu yg cukup panjang.
Salam!
Iya De, Alhamdulillah…
5 Maret 2012 @ 17:11Salam kembali, trima kasih banyak buat dukungan dan apresiasinya
Saya salut dan terharu membaca tulisan ini, Mbak Irma. Dan baru ini mendengarkan sebuah cara berderma yang mengkaitkannya dg jumlah pengunjung blog. Semoga kebaikan hati Mbak Irma bermanfaat sebanyak-banyaknya bagi penerimanya dan juga dikembalikan lagi kepada Mbak Irma olehNYA dalam bentuk yang lebih baik.
Amiiin…
5 Maret 2012 @ 20:46Mbak Made, makasih sekali buat doanya, mudah-mudahan semua yang kita lakukan selalu diniatkan untuk kebaikan
Wah, keren banget caranya buat ngatasin males ngeblog plus bantu orang lain. Semangat mbak!
Hehe, iya Bunga…tau aja nih cara saya buat mengatasi males nge-blog
5 Maret 2012 @ 22:54Semangat juga buat Bunga!
Betapa mulianya hati tante Irma Asrobudi..saya sangat terkesan sekali,semoga suatu saat banyak orang yang mengikuti teladan tante Irma,termasuk saya sendiri
salam hangat…
Trima kasih, Yos…saya juga masih terus belajar tentang banyak hal, termasuk hal ini.
6 Maret 2012 @ 07:57Salam kembali, smoga Yos juga selalu sehat
patut ditiru nich apa yg telah dilakukan oleh bu Irma…
aku sungguh salut bu…!
smoga memberi kemanfaatan buat semuanya…!
Amin ya robbal alamiiin…
6 Maret 2012 @ 11:37Mudah-mudahan begitu, Bens…thanks banget buat dukungannya!
Ah, rugi kalo berhenti ngeblog, Bu.
Mari ngeblog terus hingga internet hilang dari muka bumi.
Hohoho…ayo Asop, mariiiiiiii…
6 Maret 2012 @ 20:11BintangTi … Alhamdulillah, hari ini membahagiakan sekali …
http://abrussiana.wordpress.com/2012/03/06/weekly-photo-challenge-the-hero/
Alhamdulillah Abrus, saya udah berkunjung dan ninggalin komentar disana, terharuuuu…selamat…saya ikut merasakan kebahagiaan yang sama buat Abrus
7 Maret 2012 @ 00:48belum ada yang gresss mbak Irma
Baru dipublish, Lozz…monggo dibaca…
7 Maret 2012 @ 11:53Mba Irma, belum update , kirain udah ada yg baru nih he..he…kabar2i kl ada yg baru ya mba
7 Maret 2012 @ 12:47jangan berhenti ngeblog. soalnya saya selalu kangen tulisan bu Irma. dan rasa kangen itulah yang membuat saya terus nulis meskipun nggak disini(blogdetik) lagi
Dyah…saya udah baca tulisan Dyah di kompasiana lo, yang tentang rawon dan kluwek itu…tapi nggak bisa ninggalin komen soalnya harus pake id kompasiana juga, ah, ah…saya nggak tau gimana caranya ngedaftar dengan akun itu
7 Maret 2012 @ 17:02Maaf ya kalo saya belum bisa ninggalin komen disana!
halloooo…, masih belum ada yang baru ?
Udah mbak, baruuuuu aja dipublish.
7 Maret 2012 @ 19:34Itu tuh, ikutan lomba di blognya mbak Monda
Mbak, update lagi dong blognya
Baru aja saya publish tulisan, mbak Evi…makasih lo udah diingetin
8 Maret 2012 @ 07:06mba Irmaaaaa…
masa sih Rissa ketawa ketawa baca komen aku tentang konsernya suju?
ehm..berarti sepertinya Rissa sangat mengerti makna yang tersembunyi di balik komen tersebut tuh mba…hihihi…
Hihihihi…kayaknya Risa bakal ketawa terkekeh-kekeh lagi deh baca komen Erry ini…
8 Maret 2012 @ 15:22Testing mbak…satu…dua..tiga…mana mbakyuku ini yach
Hadir Bli, hadiiiiiir…
8 Maret 2012 @ 16:47subhanallah mbaaaak… cara yg kreatif banget untuk beramal… sekaligus memacu diri untuk terus berkarya lewat tulisan.. boleh bangeeet…
aku jg lagi gabungan itu semua mbak… banyak yg ingin diceritakan tapi malas buka blog apalagi blogwalking.. selain krn kondisi kemarin sakit2an, koneksi jg lemoooot.. termasuk skrg nih masih lemot
inginnya spt dulu,… rajin posting rajin blogwalking… tp koneksi kok lama2 nggak oke ya.. yg dulu bisa blogwalking pake hape skrg gagal loading terus.. huaaaa.. sedihnyaaa…
mbak Irma… insya Allah aku ingin baca tulisan2 lama mbak Irma, jika koneksi bersahabat… mudah2an semakin banyak rezeki buat temannya mbak Irmaa.. amiiin
Amin ya robbal alamiiin…
8 Maret 2012 @ 17:00Tiaaaa, kayaknya memang akan ada masa dimana semua faktor untuk nggak nge-blog itu terakumulasi sempurna…hehehe…smoga semuanya segera pulih deh, terutama kesehatannya…soalnya itu adalah modal paling penting buat bisa bikin tulisan dan blogwalking ke tempat temen-temen…
Kangen Tia, kangen banget, makasih silaturahminya ya, nggak apa-apa kalau nggak rutin berkunjung, yang penting tetep deket di hati kan?
Bunda Irma, apa kabar?
Duh yang lagi ngambek…
Heee….
Hani sih nggak pernah kepikiran buat berhenti ngeblog, tapi kesibukan yang luar biasa bener-bener buat Hani gak bisa nulis padahal banyak banget yang ada di kepala and mau dibagi…
Selalu semangat, dan kukirim pelukan hangat dari Bali.
Wassalam,
Haniiii…
8 Maret 2012 @ 19:01Didatengin dan ditinggalin komen sama Hani bikin saya semangat lagi nih…apa kabar?
Semoga selalu sehat dan bahagia Han, biarpun sibuk, jangan lupa sama saya ya…miss u very much, sukses terus dengan semua kegiatannya…
Meringankan penderitaan sesama sangat terpuji, sebagai wujud rasa syukur kita atas karunia-NYA dan bernilai ibadah jeng. Allah swt sudah berjanji akan melipat gandakan apa yang kita keluarkan dengan ikhlas di jalan Allah.
Semoga kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin senantiasa tercurahkan kepada Jeng Irma sekeluarga.
Salam hangat dari Surabaya
Matur nuwun dukungannya Pakde, semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan dan kasih sayang-Nya. Amin.
12 Maret 2012 @ 07:42Salam hangat kembali, mudah-mudahan nggak lama lagi saya juga pindah kesana
Mbak Irma hebat
Salut deh..
Jd terpacu untuk terus berkinjung kesini
Alhamdulillah, senengnya punya silaturahmi baru dengan Diandra…trima kasih ya!
15 Maret 2012 @ 08:00Kalau sempat Ditunggu kunjungannya di http://diandrarafi.blogdetik.com/2012/03/14/life-is-difficult/
Terimakasih
Saya udah berkunjung dan ninggalin komen disana, Diandra…blognya keren, bahasanya juga enak banget buat dibaca…sip lah pokoknya
15 Maret 2012 @ 08:31Ah… andai beberapa bulan yang lalu, aku sudah membaca postingan ini…
Tapi konsisten ngeblog itu memang berat mbak, he he he..
Btw, mbak irma memang selalu bisa aja bikin seseorang jadi semangat lagi.. Semoga Allah selalu memberi kekuatan pada mbak irma dan keluarga untuk terus menyebarkan kebaikan di muka bumi ini, Amiiinn..
Ah, seandainya beberapa bulan lalu saya baca komen ini juga, pasti saya akan lebih sering bikin posting…
16 Maret 2012 @ 14:58Trima kasih buat silaturahminya selama ini, Surya…mudah-mudahan silaturahmi kita selalu terjaga
hai bunda salam kenal
salut sama cara bunda untuk berbagi.
jangan pernah berhenti menulis..
karena menulis itu menyenangkan..
hal hal kecil yang bunda lakukan bermakna besar buat orang lain .
Aduh, senengnya saya baca support Usagi ini…makasih ya, makasiiiih banget buat kehangatannya lewat komen ini…
24 Maret 2012 @ 09:47hwaaaa.. mbak irma kereeennn..
konsep nya bagus bangget mb. gak kepikiran sampek situ aku.
xixixi.. tetep semangat ngeblog mb. wah kudu rajin2 berkunjung n komen d blog ny mbak irma ah..
eh.. komen perdana kog dah ngoceh panjang lebar.. salam kenal mb..
Salam kenal juga, Ilmiy…
25 Maret 2012 @ 13:46Senang sekali punya temen baru kayak Ilmiy. Trima kasih buat kunjungan dan komennya, trima kasih juga buat apresiasinya…saya yakin, tulisan-tulisan Ilmiy pasti jauh lebih keren dari posting saya
maaf bunda…
baru sempat mampir kembali…
heehe
Nggak apa-apa, mamairma…
9 April 2012 @ 10:50Seneng sekali mamairma masih menyempatkan waktu buat datang kesini, makasiiiiih banget!
Et, deh. Jangan brenti nape Bunda. Ampe lagi ane pendateng baroe. Kenalan yeh Bunda.
Iya, Bang Bedul…salam kenal
25 Juni 2012 @ 02:01